TNI AU - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara

DEPOHAR 20

By 03 Feb 2016 Koharmatau
1280px-AURI_Oscar

Arti Lambang Satuan

 

 

 

 

Depohar 20

 

Dhuaja

Sebagai satuan dengan tugas yang telah diamanatkan maka sebagai ciri khasnya Depohar 20 mendapatkan Dhuaja dengan semboyan Indra Paksa Karya Sakti. Yang menandakan bahwa Depohar 20 harus dapat menjunjung tinggi kepercayaan dari komando atas dengan dedikasi yang tinggi yang tercermin dalam Dhuaja Depohar 20 Indra Paksa Karya Sakti.

 

Gambar

Garuda dan Rantai. Garuda diartikan sebagai unsur TNI Angkatan Udara sedangkan Rantai diartikan sebagai satuan pelaksana pemeliharaan tingkat Depohar. Garuda menggenggam rantai mengandung makna bahwa Depohar dalam melaksanakan pemeliharaan alutsista TNI Angkatan Udara saling berkaitan dengan pemeliharaan yang dilaksanakan oleh kesatuan lain baik di dalam maupun di luar jajaran Koharmatau.

 

Bunga Wijaya Kusuma. Simbol ini memberikan makna bahwa Depohar dalam melaksanakan pemeliharaan alutsista TNI Angkatan Udara selalu mengutamakan dan menjunjung tinggi sifat-sifat kejujuran, kemurnian dan kebersihan.

Rangkaian Daun. Menggambarkan kejayaan, cita-cita dan tujuan Depohar untuk selalu tumbuh dan mengembangkan profesinya secara dinamis dan berkesinambungan.

Tanda segi Lima. Berarti melambangkan keudaraan, sedangkan angka 20 menunjukkan satuan Depohar 20.

Omega Petir. Simbol ini bermakna bahwa kemampuan, ketepatan dan kecepatan dalam perbaikan dan pemeliharaan peralatan elektronika.

 

Pesawat Terbang. Merupakan perlambang dari salah satu alutsista yang dimiliki oleh TNI Angkatan Udara, yang peralatan avioniknya dipelihara dan diperbaiki oleh Depohar 20.

 

Warna

·         Warna Dasar Biru Langit melambangkan kesetiaan dan loyalitas dalam melaksanakan tugas pengabdiannya kepada TNI Angkatan Udara.

 

·         Warna Putih (Sulaman Benang Perak) melambangkan kesucian dan kemurnian, bermakna integritas Depohar Avionik 20 dalam melaksanakan pemeliharaan selalu mengutamakan kejujuran, kebersihan dan kemurnian jiwanya, merupakan sifat-sifat utama yang dijunjung tinggi.

 

·         Warna Merah Hati dari pada moto berarti keberanian yang mantap, melambangkan bahwa Depohar Avionik 20 selalu berani dan bertanggungjawab menghadapi tantangan kemajuan teknologi dibidang pemeliharaan peralatan avionik beserta komponennya.

·         Warna Kuning Emas melambangkan kekuasaan, mengandung arti bahwa Depohar Avionik 20 memegang kewenangan pelaksanaan pemeliharaan peralatan avionik beserta komponennya.

 

·         Warna Hijau melambangkan profesional dan tanggung jawab yang tinggi.

 

·         Warna Hitam melambangkan kebulatan tekad dan sifat ksatria serta kerelaan berkorban.

 

Arti semboyan ”Indra Paksa Karya Sakti”, dalam setiap kata sebagai berikut :

 

  • Indra     : Data penglihatan dan pendengaran
  • Paksa   : Burung, Alutsista, Pesawat Terbang
  • Karya    : Kegiatan, perbuatan yang menghasilkan. Tugas pengabdian untuk menciptakan sesuatu.
  • Sakti     : Ampuh, bertuah

 

Dengan demikian ”Indra Paksa Karya Sakti” mempunyai arti, ”Dengan segala kelebihan penginderaan pemberi data (pendengaran, penglihatan) menentukan keampuhan dan kelebihan kemampuan pesawat terbang TNI Angkatan Udara dalam membela kejayaan Nusa dan Bangsa”.

Dalam melaksanakan tugas sehari-hari, Depohar 20 mempunyai tiga Satuan Peme-liharaan dimana masing-masing Sathar memiliki tugas sesuai dengan kemampuan yang ada.  

 

 

SATUAN PEMELIHARAAN 21

 

Tunggul

Selain memiliki moto, Satuan Pemeliharaan 21 juga memiliki tunggul yang diresmikan oleh KSAU pada tahun 2007 bersamaan dengan Satuan pemeliharaan lain yang berada dibawah  jajaran Koharmatau. Tunggul Satuan Pemeliharaan sendiri memiliki nama ”DAYA SAMUDANA ANGREKSA BUWANA”.

Sesuai   dengan   Keputusan   Kasau   Nomor   Kep/04/III/1999 tanggal 16 Maret 1999 tentang Pokok-Pokok Organisasi dan Prosedur Depo Pemeliharaan 20 dan jajarannya maka struktur organisasi Sathar 21 ditetapkan dalam :

“Sathar 21 adalah merupakan Satuan Pelaksana dari Depohar 20 yang mempunyai tugas dan tanggung jawab melaksanakan kegiatan pemeliharaan dan perbaikan alat peralatan avionik pesawat tempur serta aksesorinya”.  Tugas dan tanggung jawab tersebut meliputi peralatan komunikasi, navigasi, radar, instrument elektronika serta alat bidik dan kendali.

 

SATUAN PEMELIHARAAN 22

 

Tunggul

Selain memiliki moto Satuan Pemeliharaan 22 juga memiliki tunggul yang diresmikan oleh KSAU pada tahun 2007. Tunggul Satuan Pemeliharaan sendiri memiliki nama ”IKANG KAYATNAN PANGRAKSA KOTTA MANIRA” yang mempunyai arti ketelitian sangat diutamakan didalam setiap melakukan suatu pekerjaan.

 

SATUAN PEMELIHARAAN 23

 

Tunggul

Satuan Pemeliharaan 23 memiliki bendera kebanggaan atau yang di namakan tunggul yang melambangkan tugas pokok. Tunggul Satuan Pemeliharaan 23 diresmikan oleh KSAU pada tahun 2007 bersamaan dengan Satuan pemeliharaan lain yang berada dibawah  jajaran Koharmatau. Tunggul Satuan Pemeliharaan sendiri memiliki nama “ INDRA RUMEKSA DIGDAYA PAKSI “ yang mempunyai arti kemampuan untuk melihat suatu ancaman yang merupakan penenentu dalam ikut serta menjaga dan mengawal kedaulatan wilayah udara nasional .

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

DEPOHAR 20