Berita

Deputi V KSP dan Kas Koopsau III Berkunjung ke Balai Lapan-Brin Biak Numfor Papua

Dibaca: 12 Oleh 06 Des 2021Tidak ada komentar
WhatsApp Image 2021 12 06 at 04.36.49 1
#TNIAU 

TNI AU.   Deputi V Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Jaleswari Pramodhawardani  dan Kas Koopsau III Marsma TNI Ronald L. Siregar, S.T., M.M., M.Tr(Han)., berkunjung ke Balai Lapan – BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) dan diterima oleh  Perekayasa Ahli Utama Pusat Riset Teknologi Roket Dr. Rika Andiarti,  Peneliti Madya Pusat Riset Teknologi Roket Dr. Arif Nur Hakim, dan  Koordinator Pelaksana Fungsi Balai LAPAN Biak Direktorat Pengelolaan Laboratorium, Fasilitas Riset, dan Kawasan Sains Teknologi M. Luqman Ashary, S.Kom selaku Kepala Lapan Biak Numfor Papua di Ruang Rapat Balai Lapan Biak Numfor, Jumat (3/12/2021).

Kedatangan Deputi V KSP dan Kas Koopsau III didampingi oleh 3 Tenaga Ahli Utama KSP Dr Theo Lataay, Sigit Pamungkas, Mufti Makarim, Sahli Komsos Koopsau III Letkol Kal Dedy Yulianto dan 2 Tenaga Ahli Muda Hilmi Kartasasmita dan Dina Rifqiana. Pertemuan tersebut diawali oleh Paparan yang disampaikan Ibu Rika Andiarti mengapresiasi kedatangan Deputi V KSP beserta rombongan sebagai keseriusan dan harapan supaya Bandara Antariksa terwujud secara bertahap dan urgensi pembangunan Bandara Antariksa sebagai kebutuhan pengembangan tekhnologi keantariksaan.

Baca juga:  Peringati Hari Pahlawan Nasional Lanud Raja Haji Fisabilillah melaksanakan Hanmars, Cross Country, dan Renang Militer.

Rika menjelaskan posisi terbaik untuk pembangunan Bandara Antariksa Indonesia masih pada kandidat utama yaitu di Biak Utara yang berada pada garis khatulistiwa yang sangat menguntungkan bagi Indonesia, sehingga percepatan pembangunan Bandara Antariksa sangat dibutuhkan sebagai Riset dan keperluan serta kepentingan negara sebagai ajang perlombaan dan harga diri Bangsa Indonesia dapat berkompetisi dan bersaing dengan 11 negara telah sukses meluncurkan satelitnya yang menggunakan space sampai dengan ketinggian 3.600 Km.

Menurut Rika peluncuran satelit sampai dengan 200 Km cukup sebagai tahap awal kita untuk mandiri memanfaatkan satelitnya bagi kepentingan pemerintah. Selanjutnya penjelasan dilanjutkan oleh Koordinator Lapan Biak bahwasanya komitmen Pemerintah Daerah Biak Numfor dan Warga Hak Ulayat pemilik lahan menjadi penting untuk terwujudnya pembangunan Bandara Antariksa d Biak Utara tepatnya di Kampung Saukobye. Disamping itu Deputi V juga menjelaskan pembangunan Bandara Antariksa di Biak Utara menjadi isu strategis seperti yang diamanati oleh Presiden Jokowi bahwa kita perlu satelit untuk pemantauan apapun. Sedangkan Kas Koopsau III pembangunan Bandara Antariksa menjadi strategis bagi TNI untuk menggunakan satelit sebagai alat pemantauan dan pengawasan di seluruh wilayah NKRI  yang terintegrasi dan sebagai Obyek Vital Nasional yang harus diamankan oleh TNI khususnya TNI AU.

Baca juga:  Puncak Peringatan HUT TNI AU Ke-75 Di Koopsau III Biak Papua

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel