halaman

DETASEMEN AU TJILIK RIWUT

Dibaca: 34 Oleh 09 Jun 2010Tidak ada komentar
DETASEMEN AU TJILIK RIWUT
#TNIAU 

Detasemen TNI AU “Tjilik Riwut” Palangakaraya

 

Apabila kita kembali melihat dan mengingat sejarah lahirnya salah satu Propinsi di kepulauan terbesar di Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai ini, maka tidak terlepas dalam ingatan kita bahwa Propinsi Kalimantan Tengah lahir dari perjuangan dan pengorbanan yang sangat besar dari para pejuang. Termasuk didalamnya salah satu Putra Terbaik TNI Angkatan Udara yaitu Pahlawan Nasional Tjilik Riwut yang kemudian berkat pengorbanannya nama besarnya diabadikan sebagai nama Bandar Udara terbesar di Kalimantan Tengah yaitu Bandar Udara “Tjilik Riwut” Palangka Raya. 

Bandara ini mempunyai nilai strategis mengingat letaknya di Ibukota Propinsi, dimana luas wilayah Propinsi Kalimantan Tengah sangat luas bahkan apabila dibandingkan dengan pulau Jawa besar mencapai 1,5 kali lebih besar. Secara historis masyarakat Kalimantan Tengah khususnya ibu kota propinsi Palangkaraya sangat terkait dengan keberadaan TNI Angkatan Udara bahkan terlontar kata-kata dari salah satu tokoh masyarakat Kalimantan Tengah yang menyayangkan mengapa di kota propinsi ini, tidak di bangun sebuah kekuatan TNI Angkatan Udara yang besar. Dengan terdengarnya kata-kata dari mulut seorang masyarakat yang tidak berdosa ini, merupakan tantangan bagi TNI Angkatan Udara untuk menjalin dengan masyarakat yang dikaitkan kembali dengan sejarah masa lalu dan bagaimana tindakan selanjutnya dari TNI AU ? 

Hari berganti hari, bulan berganti bulan dan tahun berganti tahun Keinginan Masyarakat Kalimantan Tengah semakin kuat dengan mendesak agar TNI Angkatan Udara dapat hadir di ibu kota propinsi. Dengan kuatnya keinginan masyarakat Kalimantan maka melalui wakil-wakil masyarakat yang duduk di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah TK I Propinsi Kalimantan Tengah. 

Baca juga:  SWAYASA

Keinginginan masyarakat memiliki kekuatan TNI AU ditengah-tengah masyarakat akhirnya melalui anggota legislatif dari TNI AU fraksi TNI/Polri Kolonel Tek Gardjito Effendi menyampaikan keinginan dari masyarakat Kalimantan Tengah tersebut kepada pimpinan TNI AU waktu itu. Seiring waktu berjalan dan atas partisipasi masyarakat yang meniginkan di Ibu Kota Propinsi Kalimantan Tengah tepatnya di Palangka Raya terdapat Pangkalan TNI Angkatan Udara, sehingga pada tanggal 30 oktober 1995, Kolonel Tek Gardjito Effendi, kepada Pangkoopsau II perihal surat dari Walikota Palangka Raya Nomor : 1827 / V – D-2/Bapp tanggal 24 Oktober 1995 tentang rencana pencadangan lokasi pembangunan Pangkalan TNI AU di Palangka Raya di area tanah dengan luas tanah 3000 Ha. 

Secara resmi Gubernur Kalimantan Tengah mendukung rencana tersebut melalui surat Nomor: 593/168/Pem tanggal 10 Pebruari 1998 tentang dukungan atas rencana pencadangan lokasi pembangunan Pangkalan TNI AU di Palangka Raya yang disampaikan kepada Pangkoopsau II.

Dengan adanya dukungan dari pemerintah dan masyarakat tersebut maka dari pihak TNI AU dengan Surat Perintah Panglima Komando Operasi TNI AU (Pangkoopsau) II Nomor : Sprin/236/VI/1998 tanggal 23 Juni 1998 membentuk Tim Aju Penjajakan lahan pemberian Pemerintah Daerah Kalimantan Tengah tersebut. Adapun lahan yang dimaksud berada di kiri kanan jalan Palangkaraya – Kasongan Km 45 (sebelah kiri jalan ke Tumbang Talaken) dengan elevasi 30 meter dari permukaan laut, koordinat 113,35 BT dan 1,45 LS. Sesuai hasil survei tersebut TNI AU untuk rencana awal sebelum dibangun Lanud akan dibangun dahulu sebagai daerah latihan penembakan dari udara ke darat (AWR) dan selanjutnya akan diperhitungkan TNI AU sesuai kebutuhan organisasi. 

Baca juga:  MESS DIRGANTARA

Selanjutnya sebagai pengobat kekecewaan masyarakat Kalimantan Tengah melalui Lanud Iskandar mengajukan alternatif dengan mengajukan permohonan pembentukan perwakilan TNI AU di bandara Tjilik Riwut Palangkaraya sesuai surat DanLanud Iskandar Nomor : B/130/X/96 tanggal 31 oktober 1996. Pembukaan Perwakilan TNI AU di Palangka Raya, ditindaklanjuti oleh Mabesau melalui Radiogram Deputy Logistik KASAU Nomor : TK/29/96 tanggal 13 Desember 1996 tentang Pangkoopsau II agar memerintahkan Komandan Lanud Iskandar untuk membicarakan pembentukan perwakilan TNI AU di Palangkaraya. Selanjutnya hal tersebut ditindaklanjuti oleh Panglima Komando Operasi TNI AU (Pangkoops) II dengan surat Nomor : B/202/V/1997/Set tanggal 14 mei 1997 tentang pembentukan perwakilan TNI AU di Bandar Udara Tjilik Riwut Palangkaraya. 

Sejak itu mulailah dilakukan berbagai pembicaraan seputar pembentukan Perwakilan TNI AU dalam hal ini Lanud Iskandar dengan Pemerintah daerah dan jajaran Muspida Kalimantan Tengah. pada akhirnya dengan tangan terbuka Pemerintah Propinsi menyambut baik sekaligus menyetujui pembentukan perwakilan TNI AU Tjilik Riwut di Palangka Raya setelah melalui pembicaraan, survei dan konsultasi dengan DPRD Kalteng yang nantinya masyarakat mengharapkan perwakilan ini sebagai cikal bakal dibangunnya Pangkalan TNI Angkatan Udara. 

Tidak lama kemudian untuk tahap awal melalui APBD pemerintah Propinsi Kalimantan Tengah membangun kantor perwakilan TNI AU dilahan tanah seluas 800 M3 dengan bangunan megah permanen, Sebagai kecintaan masyarakat Kalimantan Tengah terhadap TNI AU maka peresmian kantor perwakilan dijadikan salah satu even secara khusus yaitu dilaksanakan tepat pada peringatan hari jadi Propinsi Kalimantan Tengah yang ke-43 pada tanggal 23 mei 2000 sekaligus juga sebagai penghargaan atas jasa-jasa TNI AU. 

Baca juga:  LAPANGAN BADMINTON

Sebaliknya dalam acara seremonial yang monumental itu TNI AU memberikan hiburan kepada masyarakat Kalimantan Tengah dengan berbagai atraksi serta demontrasi olahraga dirgantara yang tergabung dalam Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) diantaranya adalah Terjun Payung, Aeromedelling, Para Motor dan Joy Flight. Hal ini mendapat animo dan perhatian luar biasa mengigat atraksi ini sangat langka dilaksanakan di Kalimantan Tengah. 

Dari peristiwa tersebut mendapat tanggapan positif dari masyarakat bahwa atraksi itu sangat langka dan belum tentu dapat terlaksanan selama satu tahun sekali di kalimantan Tengah.

Maka sejak 23 Mei 2000 Acara peresmian Kantor Perwakilan TNI AU Tjilik Riwut di Palangka Raya oleh Kepala Staf TNI AU Marsekal TNI Hanafi Asnan, maka resmilah TNI AU mempunyai perwakilan di Palangka Raya sebagai perpanjangan jalur komando TNI AU di ibukota Propinsi Propinsi Kalimantan Tengah.

 

PEJABAT KOMANDAN LANUD ISKANDAR

DARI MASA KE MASA

 

LMUS DHOMBER (1959-1964)

MAYOR ADM IG SUNARTO

MAYOR UDARA PUSPITO

LETKOL PSK F. PANGAU (1987-1990)

LETKOL PSK SUPARDI

LETKOL LEK E. SOEPARMAN (1992-1994)

LETKOL LEK WIDODO PW (1994-1996)

LETKOL PSK DJODI S. (1996-1998)

LETKOL PSK DJUMIRAN (1998-1999)

LTK LEK MOH SOPWAN (1999-2001)

LETKOL PNB EMANUEL S. (2001-Sekarang)

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel