Berita

Diklat Pilot Paralayang dan Gantolle Tahun 2022 di Lanud Abdulrachman Saleh Berakhir

Dibaca: 52 Oleh 08 Feb 2022Tidak ada komentar
9 2
#TNIAU 

TNI AU. Setelah berlangsung selama satu bulan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pilot olah raga dirgantara paralayang dan gantolle tahun 2022 yang dilaksanakan di Bukit Waung, Sumberoto, Donomulyo, Malang, akhirnya di tutup, Selasa (8/2) di Lapangan Apel Dispotdirga Lanud Abdulrachman Saleh. Penutupan acara Diklat yang diikuti 38 peserta tersebut, dipimpin oleh Komandan Lanud Abdulrachman Saleh Marsma TNI Zulfahmi, S.Sos.,M.Han.

Acara penutupan dihadiri para pejabat terkait seperti Kepala Dinas Potensi Dirgantara Lanud Abdulrachman Saleh Kolonel Tek Chaeruman, S.T.,M.M., dan pejabat Lanud Abd Saleh terkait lainnya, Kapengprov Paralayang, Gantolle dan Terjun Payung FASIPROV Jatim,  Ketua KONI Kabupaten Malang, Lamongan, Banyuwangi dan Kota Batu, Ketua FASIDA Kabupaten Lamongan dan Banyuwangi, Kota Malang dan Kota Batu serta Kepala Desa Kalibaru Wetan Banyuwangi.

 Dalam sambutannya Komandan Lanud Abdulrachman Saleh Marsma TNI Zulfahmi, S.Sos.,M.Han menyatakan secara umum selama satu bulan pelaksanaan Diklat Paralayang dan Gantolle telah berlangsung dengan lancar dan aman. Dengan selesainya Diklat Paralayang dan Gantolle ini berarti upaya regenerasi calon-calon atlit paralayang dan gantolle dari Provinsi Jawa Timur dapat kita capai. Sehingga ke depan tinggal upaya-upaya pembinaan dan pelatihan agar olah raga kedirgantaraan paralayang dan gantolle menjadi salah satu unggulan FASIPROV Jatim.

Baca juga:  Gelar Khitanan Massal, Lanud Rsn Bagikan Bingkisan

Menurut Kepala Dinas Potensi Dirgantara Lanud Abdulrachman Saleh Kolonel Tek Chaeruman, S.T.,M.M., Diklat Paralayang dan Gantolle dilaksanakan selama 1 bulan dengan kegiatan utama ground school dan bina terbang. Adapun fasilitas Diklat antara lain lisensi PL 1, terbang 40 kali, seragam diklat paralayang dan gantolle serta wing paralayang dan gantolle. Usai penutupan para siswa mendapatkan sertifikat tanda lulus Diklat.

Salah satu peserta Diklat Marsha Amalia (12 tahun) dari Kota Batu menyampaikan pesan dan kesannya selama mengikuti Diklat. Baginya Diklat menyenangkan bisa terbang melayang-layang di udara dengan parasut paralayang. Ditambahkannya walaupun masih remaja dan siswa SMPN 1 Batu selama Diklat tidak ada kendala yang dialaminya. Ke depan Marsha Amalia berharap dapat menjadi atlit olah raga dirgantara paralayang yang berprestasi di tingkat nasional dan internasional.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel