Berita

Dirjian AAU “Upacara Hari kesaktian Pancasila bangun karakter dan jati diri bangsa”

Dibaca: 28 Oleh 01 Okt 2011Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang dipimpin Direktur Administrasi (Dirmin) Kol Adm Widyono dilapangan Dirgantara Ksatrian AAU Yogyakarta, Sabtu(1/10). Berlangsung tertib dan hikmad. Bertindak sebagai Komandan Upacara Mayor Adm Hary Margono.

Peristiwa 46 tahun yang lalu dengan gugurnya 6 pahlawan Revolusi dan bripka Karel sasuit tubun serta ade Irma Nasution menandai kekejaman G30S/PKI, Pada 30 September 1965, enam jenderal senior dan beberapa orang lainnya dibunuh dalam upaya kudeta yang disalahkan kepada para pengawal istana (Cakrabirawa) yang dianggap loyal kepada PKI dan pada saat itu dipimpin oleh Letkol. Untung. Panglima Komando Strategi Angkatan Darat saat itu, Mayjen Soeharto kemudian mengadakan penumpasan terhadap gerakan tersebut.

Pada saat-saat yang genting sekitar bulan September 1965 muncul isu adanya Dewan Jenderal yang mengungkapkan adanya beberapa petinggi Angkatan Darat yang tidak puas terhadap Soekarno dan berniat untuk menggulingkannya. Menanggapi isu ini, Soekarno disebut-sebut memerintahkan pasukan Cakrabirawa untuk menangkap dan membawa mereka untuk diadili oleh Soekarno. Namun yang tidak diduga-duga, dalam operasi penangkapan jenderal-jenderal tersebut, terjadi tindakan beberapa oknum yang termakan emosi dan membunuh Letjen Ahmad Yani, Panjaitan, dan Harjono.

Baca juga:  KASAU : TUGAS POMAU SEMAKIN BERAT

Namun demikian telah banyak literature yang kita dapatkan yang berasal dari instansi pemerintah dan kaum akademisi seperti karya Benedict Benedict R.O’G. Anderson and Ruth T. McVey (Cornell University), Prof. Dr. W.F. Wertheim (Serpihan Sejarah Th65 yang Terlupakan). Dan banyak lagi yang menunjukkan polemik dari peristiwa diatas.

Direktur Pengkajiaan AAU Kol Sus Soepomo S.IP. Msc setelah Upacara Mengingatkan kepada Anggota untuk turut memperingati Upacara-upacara termasuk Hari kesaktian pancasila karena dapat membentuk karakter dan jati diri bangsa. Sudah sewajarnya apabila kita belajar dari sejarah seperti pepatang Bung Karno “ Jas Merah” jangan sekali-kali meninggalkan sejarah.

Upacara Hari kesatian pancasila ini di hadiri oleh semua antap AAU, Karbol dan Pasis KIBI. Yang lain dari Upacara Militer lainnya hari ini tidak ada sambutan dari Irup dan berlangsungnya sejenak mengheningkan Cipta.

Pada saat yang bersamaan Karbol AAU juga mendukung Upacara Peringatan Hari kesatian Pancasila di Kentungan dengan melibatkan 90 Karbol dan Beberapa Pokdo (kelompok Komando Pedang).

Baca juga:  Pesawat Latih “Terbakar” di Lanud Adisutjipto

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel