Berita

DIRMIN AAU SERUKAN KEMBALI KETENTUAN BAGI ANGGOTA PENGGUNA KERETA API

Dibaca: 14 Oleh 27 Jun 2012Tidak ada komentar
9b842766a265b99c2bf19666b186f743
#TNIAU 

Sejak dikeluarkannya surat telegram Panglima nomor : ST/60/2011 tanggal 24 Januari 2011 tentang pemberian tarif reduksi atau potongan karcis kereta api bagi anggota TNI, Direktur Administrasi (Dirmin) Akademi Angkatan Udara (AAU) menegaskan kembali ketentuan tersebut dengan memberikan pemberitahuan kepada seluruh Anggota AAU yang disampaikan melalui Corong pengumuman usai Apel pagi dilapangan dirgantara Ksatrian AAU Yogyakarta, Selasa (26/6).

AAU berkepentingan memberitahukan ketentuan ini kembali mengingat banyak personel AAU yang tinggal diluar Yogyakarta yang menggunakan jasa kereta api. Ketentuan yang diterapkan KAI dan instruksi Panglima TNI itu adalah pemberian tarif reduksi karcis bagi anggota TNI dan tidak berlaku untuk kereta api lokal dan tarif khusus, tidak serta tidak berlaku bagi keluarga atau bepergian secara rombongan. Pembelian karcis dilakukan di loket stasiun Kereta Api setempat dengan menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) dan menyerahkan foto copinya.

Anggota TNI juga harus menunjukkan KTA dan karcis pada saat pemeriksaan oleh kondektur di atas Kereta Api. Untuk kereta api kelas Eksekutif pemotongannya sebesar 25 persen, kelas Bisnis dan kelas Ekonomi sebesar 50 persen, dan ini hanya berlaku bagi anggota TNI. Jika dalam kereta api ada penumpang, yang tidak memiliki karcis, atau menggunakan karcis yang tidak sesuai dengan tujuan kereta api yang dinaiki, maka akan diturunkan pada kesempatan pertama, atau stasiun terdekat.  Sehingga, diminta agar masing-masing Komandan Satuan (Dansat) bertanggung jawab, dan mewaspadai anggotanya yang kemungkinan diturunkan dari kereta api oleh kondektur, mengingat sejak dikeluarkan telegram pada 2011, masih ada pelanggaran yang dilakukan anggota TNI.

Melalui Surat pengumuman yang dibacakan Staf Denma AAU, Dirmin mengatakan, Surat Telegram Panglima TNI ini merupakan penekanan ulang untuk dilaksanakan.oleh Anggota AAU yang menggunakan Jasa Kereta Api Mekanisme dan sistem pelaporan, bila terjadi pelanggaran ketentuan tersebut selanjutnya diproses secara administrasi oleh Gartap, kemudian disampaikan kepada Dansat (atasan bersangkutan) dengan tembusan kepada Panglima TNI melalui Asisten Teritorial (Aster) Panglima TNI.

Baca juga:  Danlanud Smo Buka Latganda Semata PK A-79

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel