Berita

Dissurpotrudau Laksanakan Pelatihan Software Cartography by

Dibaca: 122 Oleh 17 Jul 2020Tidak ada komentar
Dissurpotrudau Laksanakan Pelatihan Software Cartography by
#TNIAU 

TNI AU. Jakarta. Pada hari Selasa, 14 Juli 2020 bertempat di Ruang Laboratorium Kartografi, Kadissurpotrudau Marsma TNI I Made Susila Adnyana, SIP, SH., didampingi oleh Kasubdislabpotrud Kolonel Sus Kristian Suseno, S.Si, MSc membuka pelatihan software pemetaan tingkat lanjut berbasis Geography Information Systems (GIS) dengan pemodelan 3 Dimensi. Kegiatan pelatihan ini merupakan rangkaian akhir dari proses pengadaan software ArcGis Pro for Cartography dan dilaksanakan selama 3 hari (14 s.d. 16 Juli 2020) serta diikuti oleh 16 personil Dissurpotrudau yang berkecimpung dalam pembuatan peta aeronautika.

Dalam sambutannya, Pati bintang satu mantan Asops Kaskoopsau 1 mengatakan bahwa pelatihan ini sifatnya membekali para personel guna meningkatkan kemampuan dalam proses pembuatan peta tematik (aeronautika) dengan memanfaatkan perkembangan teknologi yang semakin hari semakin canggih dengan berbagai aplikasi baru yang mau tidak mau harus selalu diikuti oleh personel Dissurpotrudau agar tidak ketinggalan perkembangan teknologi bidang pemetaan.

Kadissurpotrudau menekankan bahwa kegiatan pelatihan yang mendatangkan instruktur dari PT. Waindo SpecTerra merupakan upaya peningkatan kemampuan personel pemetaan Dissurpotrudau terkait penggunaan software ArcGis Pro, sehingga diharapkan personel pemetaan Dissurpotrudau lebih siap dan mampu berinovasi dalam menyajikan kenampakan data geospasial guna mendukung operasi dan latihan TNI/TNI AU.

Baca juga:  Danlanud J.A.Dimara Berikan Pembekalan kepada Para Calon peserta seleksi SMA Pradita Dirgantara Panda Lanud J.A.Dimara.

Lebih lanjut dikatakan oleh pejabat nomor satu di Dissurpotrudau ini, bahwa Dissurpotrudau sebagai penyedia data geospasial harus mampu menyajikan peta tematik yang atraktif dan inovatif dengan memanfaatkan input foto udara dan hasil survei terestris serta dibuat dalam sistem pemodelan spasial sehingga mampu menyajikan kenampakan 3 dimensi. “Untuk maju, kita tidak boleh berpuas diri dengan ilmu yang dimiliki sekarang ini, sehingga diharapkan semua peserta pelatihan harus mempunyai motivasi yang tinggi untuk menyerap semua ilmu pengetahuan dan teknologi pemetaan yang diberikan oleh para instruktur”: demikian penekanan Kadis di akhir sambutannya. Di akhir pelatihan, para peserta diberikan sertifikat sebagai bukti bahwa para peserta telah mengikuti pelatihan dan mampu meningkatkan kemampuan di bidang pemetaan.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel