Berita

DOSEN AAU RAIH DOKTOR CUM LAUDE

Dibaca: 368 Oleh 13 Jul 2010Tidak ada komentar
DOSEN AAU RAIH DOKTOR CUM LAUDE
#TNIAU 

Seorang perwira menengah TNI AU Letkol Lek Arwin D.W. Sumari, S.T., M.T., berhasil meraih gelar Doktor bidang Teknik Elektro dan Informatika dengan yudisium Cum Laude dalam Sidang Promosi Doktor, Kamis belum lama ini  di Sekolah Pascasarjana Institut Teknologi Bandung.

 

Perwira yang bertugas  sebagai  Dosen Departemen Elektronika Akademi Angkatan Udara (AAU) ini mempertahankan penelitian disertasinya yang berjudul “Sistem Berpengetahuan-Tumbuh : Satu Perspektif Baru Dalam Kecerdasan Tiruan” dengan Sangat Baik.  Para promotor/penguji meliputi Prof.Dr.Ir. Adang Suwandi Ahmad, Dr.Ir. Aciek Ida Wuryandari, M.T. dan Dr.Ir. Jaka Sembiring, M.Eng, dengan penyanggah terdiri dari Prof.Dr.Ir. Kuspriyanto, Dr.Ir. Husni S. Sastramihardja, dan Prof.Dr.Ir. Lanny Pandjaitan dari Universitas Katolik Atmajaya Jakarta.

 

Dalam disertasinya, alumnus AAU tahun 1991 ini,  memperkenalkan sebuah sistem berbasis agen kognitif baru yang mengakumulasikan cara manusia berpikir, yakni, satu proses penumbuhan pengetahuan baru dengan cara memfusikan/mengombinasikan informasi terekstraksi yang dipersepsikan oleh sensor-sensornya.  Sistem yang disebut Sistem Berpengetahuan-Tumbuh tersebut didefinisikan sebagai satu sistem yang mampu menumbuhkan pengetahuan seiring dengan bertambahnya informasi yang ia terima seiring dengan berjalannya waktu.  Mekanisme penumbuhan pengetahuan adalah karakteristik utama kecerdasannya, dan dilakukan melalui metoda fusi penginferensian-informasi baru bernama Observasi Multi-Waktu Arwin-Adang-Aciek-Sembiring (OMA3S).

Baca juga:  Presiden Joko Widodo : TNI Mampu Menjadi Kekuatan Perang Modern

 

Metoda OMA3S dibangun dari fusi pendekatan-pendekatan ilmu psikologi, ilmu matematika dan Teknik Elektro dan Informatika.  Sistem divalidasi menggunakan dua macam basis data.  Basis data pertama adalah basis data Olah Yudha untuk perencanaan dan pelaksanaan Operasi Militer, dan basis data kedua adalah basis data Sistem Regulatori Genetika (SRG) dari saccaromyches cerreviseae yeast25 untuk memperoleh pengetahuan mengenai keekspresifan gen-gen tunggal dan tingkah laku semua gen pada satu selang waktu interaksi tertentu.

 

Menurut Dekan Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) ITB, Prof.Dr.Ir. Adang Suwandi Ahmad, Letkol Lek Arwin adalah mahasiswa Program Jalur Cepat (fast-track) Doktor pertama di ITB dan berhasil menyelesaikan Program Magister-Doktor yang umumnya diselesaikan dalam 10 semester (5 tahun) hanya dalam waktu 7 semester (3,5 tahun) dengan IPK 4,00.  Selama menyelesaikan Program Doktor, telah mempublikasikan 70 makalah ilmiah terkait penelitian disertasinya. 

 

Sebanyak 27 makalah ilmiah dipublikasikan dalam buku ilmiah, jurnal serta prosiding internasional dan diantaranya ada yang memperoleh predikat “Best Paper”, sedangkan 43 makalah ilmiah dipublikasikan dalam publikasi nasional.  Dengan yudisium tersebut, Arwin berhasil mencetak hat trick karena pada pendidikan Sarjana (1996) dan Magister (2008) di ITB, juga berhasil meraih yudisium Cum Laude.

Baca juga:  Aksi Baku Tembak Semarakkan Bulan Dirgantara Di Lanud Rembiga

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel