TNI AU - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara

Dua Pesawat Legendaris TNI AU, Jadi Penghuni Muspusdirla

By 12 Oct 2018Berita
IMG-20181011-WA0111

 

TNI AU.   Yogyakarta-Dispenau (11/10/2018). Dua pesawat legendaris yang pernah dioperasikan TNI AU, masing-masing MiG 17 PF dan Helikopter _Hughes 500_, menjadi koleksi baru Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala (Muspusdirla) Yogyakarta.

Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Yuyu Sutisna, SE, MM., memimpin peresmian kedua pesawat yang pernah berjaya di era 60-an (MiG 17) dan era 90-an ( _Hughes 500_ ) di Muspusdirla Lanud Adisutjipto Yogyakarta, Kamis petang (11/10/2018).

Dalam amanatnya Kasau mengatakan, penempatan kedua pesawat ini sebagai koleksi di Muspusdirla, karena kedua pesawat ini memiliki sejarah yang sangat penting yang perlu diketahui oleh masyarakat, khususnya generasi penerus.

“Saya tidak ingin pesawat-pesawat yang memiliki sejarah penting ini akhirnya hilang begitu saja, oleh karena itu saya minta ditempatkan di museum agar nilai sejarahnya tetap terpelihara,” ujar Kasau.

Dalam catatan sejarah TNI AU, pesawat MiG 17 PF yang awalnya menempati Skadron Udara 11 Lanud Iswahjudi ini memiliki peran penting, yaitu sebagai pesawat tempur buru sergap yang saat operasi Trikora (pembebasan Irian Barat tahun 1962) banyak melakukan pengusiran pesawat-pesawat Belanda.

Sementara helikopter Hughes 500, berjasa dalam melahirkan penerbang-penerbang helikopter TNI AU tangguh. Helikopter buatan _Hughes Industry_ Amerika Serikat ini, masuk di jajaran TNI AU pada 1990-an dan ditempatkan di Skadron Udara 7 Lanud Atang Sendjaja Bogor sebagai helikopter latih bagi siswa penerbang latih lanjut pesawat helikopter.

Di Muspusdirla, pesawat MiG 17 PF merupakan koleksi pesawat yang ke-57 dan helikopter Hughes 500 sebagai koleksi yang ke-58.

Ke depan, Kasau juga berniat membangun museum elektronika dan museum persenjataan di areal Muspusdirla. Keberadaan dua museum tersebut, nantinya akan melengkapi koleksi yang sudah ada, yaitu koleksi pesawat dan juga koleksi mesin pesawat.

Dengan terbangunnya kedua museum tersebut, Kasau berharap Muspusdirla akan menjadi museum yang terlengkap.

“Saya berkomitmen akan terus melengkapi koleksi museum ini, sehingga Muspusdirla ke depan akan menjadi kebanggaan kita,” pungkas Kasau.

Leave a Reply

Verifikasi CAPTCHA *

Dua Pesawat Legendaris TNI AU, Jadi Penghuni Muspusdirla