Berita

Dua Siswa Penerbang Transisi di Skadron Udara 21 Lanud Abdulrachman Saleh

Oleh 23 Agu 2019 Agustus 26th, 2019 Tidak ada komentar
Dua Siswa Penerbang Transisi di Skadron Udara 21 LAnud Abdulrachman Saleh Masuki Tahap Terbang Solo
#TNIAU 

TNI AU. Dua Siswa Kursus Terbang Pesawat Tempur EMB 314 Super Tucano yang tengah menjalani pendidikan di Skadron Udara 21 Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Kamis (22/8) memasuki tahap terbang solo. Untuk menandainya dilaksanakan tradisi penyiraman air bunga, pemecahan telur dan penempelan tepung kepada dua siswa yaitu Letda Pnb Yanuar Firmansyah dan Letda Pnb Rizky A. Damara yang dilakukan oleh Kolonel Pnb Eko Sujatmiko, S.E.,M.M., Komandan Wing 2 Lanud Abdulrachman Saleh di shelter Skadron Udara 21.

Menurut Komandan Skadron Udara 21 Letkol Pnb Hery Stiawan, S.Sos.,M.A.P., kedua siswa tersebut merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 2017. Setelah lulus menjalani pendidikan akademi, selanjutnya mengikuti tes penerbang TNI AU dan setelah dinyatakan lulus menjalani pendidikan penerbang di Sekolah Penerbang (Sekbang), Lanud Adi Sutjipto, Yogyakarta. Sekitar dua tahun lebih dijalaninya pendidikan penerbang. Pada Mei 2019, mereka melaksanakan wingday atau wisuda dari pendidikan Sekbang. Setelah lebaran, Lanud Abdulrachman Saleh mendapat delapan perwira remaja lulusan Sekbang yang dialokasikan masing-masing dua perwira untuk Skadron Udara 4, 21 dan 32. Dua lainnya untuk Skadron Udara 33, sebagai skadron udara baru pecahan dari Skadron Udara 32 yang bermarkas di Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar.

Pada 26 Agustus 2019 lalu, enam perwira siswa kursus terbang transisi di Lanud Abdulrachman Saleh menjalani pendidikan termasuk Letda Pnb Yanuar Firmansyah dan Letda Pnb Rizky A. Damara sebagai siswa Kursus Terbang Transisi Pesawat Tempur EMB 314 Super Tucano di Skadron Udara 21. Terdapat dua materi utama pendidikan yaitu bina kelas dan bina terbang. Pada 22 Agustus 2019 kedua siswa tersebut telah memasuki tahap bina terbang dan mampumenjalani terbang solo dengan l;ancar. Untuk itu dilaksanakan tradisi terbang solo, sebagai bentuk apresiasi kepada kedua siswa penerbang tersebut.

 

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel