Berita

Duka Nanggala 402, Lanud Sjamsudin Noor Kumandangkan Doa untuk 53 Awak KRI Nanggala-402

Dibaca: 7 Oleh 26 Apr 2021Tidak ada komentar
Konsep Otomatis
#TNIAU 

TNI AU. Lanud Sjamsudin Noor menggelar kegiatan sholat ghoib, pembacaan surah yassin, tahlil dan doa bersama untuk 53 ABK Kapal Selam KRI Nanggala 402 yang gugur dalam tugas, dipimpin oleh Kabintal Lanud Sjamsudin Noor Mayor Sus M. Mochtar, S.Ag., di Masjid Nurul Iman Lanud Sjamsudin Noor. Senin, (26/04/2021) pagi. Do’a bersama tersebut dikhususkan untuk para prajurit yang gugur dalam tugas dan keluarga yang ditinggalkan agar diberikan ketabahan.

Dalam doa bersama tersebut, Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Yulmaizir Chaniago mengatakan, do’a bersama tersebut sebagai wujud sinergitas dalam wujud bela sungkawa Lanud Sjamsudin Noor untuk memberikan dukungan moril kepada keluarga dan juga prajurit terbaik TNI Angkatan Laut yang mana gugur dalam melaksanakan tugas di wilayah selat Bali. “Alhamdulillah semua warga Lanud Sjamsudin Noor telah turut membacakan doa menurut kepercayaan masing-masing berjalan lancar. Semoga nanti para almarhum ABK Kapal Selam Nanggala 402 diterima Allah SWT dan gugur secara husnul khotimah serta keluarga diberikan ketabahan dan keikhlasan,” harapnya.

Sebelumnya kapal selam Nanggala 402 mengalami hilang kontak saat menggelar sesi latihan penembakan rudal di perairan Bali sebelah utara. Kapal produksi Jerman Barat tahun 1981 itu tercatat mengirimkan kontak terakhirnya pada Rabu, (21/4) pukul 03.00 WIB sesaat sebelum menyelam. KRI Nanggala 402 merupakan kapal selam kedua dalam jenis kapal selam kelas Cakra. Nanggala berada di bawah kendali Satuan Kapal Selam Komando Armada RI Kawasan Timur. Kapal ini diproduksi oleh Jerman Barat pada tahun 1979 dan mulai masuk jajaran TNI AL sejak 1981.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., sebelumnya menyatakan kepada Kompas bahwa TNI sudah mendampingi keluarga 53 awak KRI Nanggala 402 sejak kapal tersebut hilang kontak hingga ditemukannya badan kapal, agar keluarga awak kuat dan tabah menanti pengangkatan dan evakuasi para awak yang gugur dalam tugas. Sebagaimana pula diketahui, TNI AL sebelumnya menaikkan status pencarian kapal selam KRI Nanggala 402 yang hilang di perairan utara Pulau Bali dari hilang kontak atau sub-missed menjadi tenggelam atau sub-sunk. Kendati demikian, pengangkatan kapal akan terus dilakukan hingga seluruh awaknya bisa dievakuasi.

Baca juga:  Sussis Sim Ops Hanud Angkangtan IV Tahun Anggaran 2021 Resmi di Buka

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel