Pustaka

ELANG FLIGHT MENGHIASI LANGIT BIRU SINGKAWANG 2

Dibaca: 83 Oleh 24 Nov 2011Tidak ada komentar
indonesianf16pesawat0170 tniau
#TNIAU 

Pagi itu langit biru membentang luas di atas Pangkalan TNI Angkatan Udara Singkawang 2 Kalimantan barat. Dengan gagah 4 pesawat hawk 100/200 dengan callsign “Elang Flight” melintas dari arah barat dengan kecepatan 360 kts atau sekitar 750 km/jam pada ketinggian 150 meter dengan box formation. Itulah salam pembuka dari Elang Khatulistiwa pada even Gebyar Dirgantara yang diselenggarakan di Pangkalan TNI Angkatan Udara Singkawang 2.

10 menit sebelumnya, 1 pesawat Cassa dari Skadron Udara 4 Pangkalan TNI AU Abdurrachman Saleh, Malang dengan Captain Pilot Mayor Pnb Agus Mulyadi Alumni AAU 1998 didampingi Co Pilot Lettu Pnb Deharday dan Lettu Pnb Alfian Rohmat K. Alumni AAU 2005, telah menampilkan atraksi dari para peterjun free fall. 9 orang peterjun gabungan dari personel Batalyon 465 Paskhas dan FASI turut menghiasi dan memeriahkan acara dalam rangka Gebyar Dirgantara di Pangkalan TNI AU Singkawang 2 dengan atraksi Terjun Free Fall dari ketinggian 5000 ft, turut pula Kasi BMP Lanud Supadio Mayor Kal Taufik Nurdin sebagai salah seorang dari peterjun-peterjun tersebut.

Baca juga:  Karakter Prajurit & Keselamatan Terbang dan Kerja

Droping dilaksanakan dalam 2 run penerjunan, satu persatu para peterjun melompat keluar dari pesawat dan parachute mengembang dengan sempurna. Secara teratur ke-9 peterjun melayang-layang diatas langit Lanud Singkawang 2 dan mengarahkan parachute-nya ke Droping zone yang telah di tentukan. Dan seluruh peterjun mampu melaksanakan tugasnya dengan sempurna, mendarat dengan aman dan selamat.

60 detik kemudian, 4 pesawat 100/200 dari Skadron Udara 1 Pangkalan TNI AU Supadio telah meninggalkan holding point. Dengan formasi box yang sangat rapi, Elang Flight bergerak menuju sasaran Fly Pass.

Pesawat hawk 100/200 ini merupakan pesawat tempur yang di desain untuk melaksanakan Operasi Serangan Udara Taktis yang digunakan dalam bentuk “AIR TO GROUND ATTACK” atau penyerangan Udara ke darat dengan kemampuannya membawa beberapa persenjataan diantaranya Bom MK-1, MK-106, MK-81, MK-82, BDU-33, Rocket FFAR 2,75 Inch, Aden Gun 30 mm sampai dengan Rudal AGM-65 Maverick. Selain itu, pesawat ini mampu melaksanakan “air to air attack” atau serangan udara ke udara dalam rangka mendukung operasi serangan udara strategis dengan dilengkapi radar APG-66H dengan jarak jangkau hingga 80 nm dan kemampuannya membawa peluru kendali (rudal) air to air, AIM 9-P4 sidewinder.

Baca juga:  K. 125

Pada pukul 08.21 WIB dari arah barat, Elang Flight melintas diatas Lanud Singkawang 2 dengan Box Formation pada ketinggian 500 ft. Selanjutnya formasi bergerak ke arah utara untuk mempersiapkan atraksi selanjutnya. Dari arah yang berbeda, Elang Flight telah melintas di atas Lanud Singkawang 2 sebanyak 4 kali, dan sebagai atraksi penutup, Elang Flight memberikan salam penghormatan, melintas kembali di atas Lanud Singkawang 2 dengan kecepatan hingga 420 kts di ketinggian 500 ft setelah itu di lanjutkan dengan manuver Bomb Burst dimana 4 pesawat Hawk akan memecah formasi ke 4 arah yang berbeda.

Saat ini, jabatan komandan skadron udara 1 dijabat oleh letkol pnb Deni Hasoloan Simanjuntak, elang 10 dengan callsign “husky” yang merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 1994. Putra kelahiran bandung, 38 tahun yang lalu.

Sebagai flight leader dari elang flight, adalah Kapten Pnb Supriyanto, merupakan alumnus akademi angkatan udara tahun 2000, dengan Backseater Lettu Pnb Ari Nugroho Widodo, Right Wingman Lettu Pnb M. Syaifudin Alumni AAU 2004, Left Wingman Kapten Pnb M. Amry Taufanny Alumni AAU 2002, dan sebagai Slot/Deputy Lead adalah Mayor Pnb Agung Indrajaya Alumni AAU 1999.

Baca juga:  64 pesawat akan meriahkan HUT ke-66 TNI AU

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel