Berita

Empat Indikator Rendahnya Wawasan Kebangsaan

Dibaca: 646 Oleh 14 Jun 2010Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Wawasan Kebangsaan merupakan Perspektif, horizon, pemahaman, persepsi, pandangan, cara pandang Warga Negara, bangsa terhadap eksistensi dan hal-hal yang terkait dengan bangsa dan negaranya. Dalam dinamika kehidupan berbangsa aktualisasi wawasan kebangsaan akan berwujud pengetahuan warga negara serta rasa cinta, rasa hormat, rasa memiliki, ingin memajukan, ingin menjaga, ingin memartabatkan bangsa dan negaranya. Hal tersebut dikatakan Letjen TNI (Purn) Bambang Darmono ketika memberikan pembekalan kepada Perwira Siswa Sesko ketiga angkatan, di Grha Widya Dirgantara Seskoau Lembang Bandung Barat, Kamis (10/6).

Menurut Bambang Darmono, semakin maraknya penonjolan putra daerah sejalan dengan implementasi Otonomi Daerah, melemahnya semangat kebersamaan dan menurunnya kepedulian sosial, meningkatnya simbolisme agama dalam kehidupan sosial kemasyarakatan serta meningkatanya tindak kekerasan dan disharmonis sosial dalam masyarakat merupakan fenomena sebagai indikator rendahnya wawasan kebangsaan masyarakat Indonesia saat ini.

Lebih lanjut Sekjen Wantannas tersebut mengatakan, “ Globalisasi yang terjadi berpengaruh terhadap Aktualisasai Wawasan Kebangsaan , dibidang ekonomi terbentuknya perdagangan bebas, dibidang politik adanya demokratisasi dan HAM serta dibidang Informasi terbentuknya jejaring sosial (social network) yg menafikkan batas negara. Sehingga terbentuk New Life Style dalam kehidupan masyarakat, yang secara perlahan akan mendorong perubahan paradigma “Faham Negara Mengatasi Faham Perseorangan” mengarah pada “Faham Perseorangan harus Eksis Dalam Faham Negara”

Baca juga:  Oerlikon Skyshield Denhanud 472 Paskhas Meriahkan Pameran PPRC Di Makassar

Selain dari itu masyarakat sebagai obyek sekaligus subyek dari Pembangunan Wawasan Kebangsaan harus berpedoman kepada empat konsep dasar bangsa yaitu NKRI, Bhineka Tunggal Ika, Ideologi Pancasila dan UUD 1945 melalui tiga jalur pendidikan yaitu Pendidikan Formal, Keluarga dan masyarakat, ujarnya.

Pembekalan yang diberikan Letjen TNI (Purn) Bambang Darmono kepada Pasis Seskoad, Seskoal dan Seskoau dalam rangka pembekalan Awal PKB Kejuangan antar Sesko Angkatan yang akan dilaksanakan pada Bulan Oktober yang akan datang, mengambil tema “Dengan meningkatkan Wawasan Kebangsaan kita perkokoh persatuan dan kesatuan bangsa”. Pembeklan juga diberikan oleh Laksamana Muda TNI (Purn) Wahyono SK,Phd., Marsekal Muda TNI (Purn) H.A. Gani Jusuf, dan Prof.Dr. Dorodjatun Kuncorojakti.

Hadir dalam pembekalan Wadan Sesko TNI, Komandan Seskoad, Seskoal dan Seskoau, Wadan Seskoau dan Seskoal, para Pejabat, Patun dan Para Pasis ketiga Sesko Angkatan.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel