Berita

EMPAT PENDIDIKAN DIBUKA DI LANUD SULAIMAN

Dibaca: 3 Oleh 21 Nov 2013Tidak ada komentar
EMPAT PENDIDIKAN DIBUKA DI LANUD SULAIMAN
#TNIAU 

Komandan Lanud Sulaiman Kolonel Pnb Marsudiranto W., membuka empat pendidikan, yaitu pendidikan Sekoloah Kejuruan Dasar Tamtama Montir Telepon Teleks (Sejursarta Monponlek) Angkatan ke-7, Juru Komunikasi (Jurkom) dan Avionik Angkatan ke-13 serta Teknik Radio (tekrad) Angkatan ke-15 yang dilaksanakan di lapangan apel staf II Lanud Sulaiman, Bandung, Kamis (21/11).

Dalam sambutannya Danlanud menyampaikan bahwa pola hidup pendidikan yang ditempuh para siswa akan padat dengan kegiatan akademik, yang pada akhirnya menuju proses pengembangan diri. Karenanya, peliharalah sikap disiplin dan perilaku yang terpuji karena lembaga pendidikan akan konsisten untuk tidak memberikan toleransi kepada para siswa yang tidak mampu berpartisipasi. “Tanpa kemampuan berprestasi para siswa akan mengalami kegagalan yang bukan saja merugikan kedinasan, melainkan juga merugikan karir serta masa depan para siswa,” jelas Danlanud.

Dengan memiliki sikap kejuangan, profesionalisme yang handal serta kemampuan intelektual yang terus dikembangkan, saya yakin dan percaya, para siswa kelak akan mampu mengemban tugas TNI Angkatan Udara dengan lebih baik. Tentunya, semua itu akan terwujud, apabila para siswa tekun, pandai memanfaatkan waktu, dan memiliki motivasi yang tinggi untuk belajar. “Oleh karena itu, manfaatkanlah masa didik ini dengan sebaik-baiknya, tingkatkanlah nilai akademis untuk mencapai profesionalisme yang handal, peliharalah disiplin dan kepribadian sebagai seorang prajurit,” kata Danlanud.

Baca juga:  Letkol Pnb Slamet Suhartono Jabat Komandan Skadik 101

Danlanud pun menekankan kepada para instruktur agar dapat bekerja dengan sebaik-baiknya sesuai dengan prosedur pendidikan, serta senantiasa berorientasi pada kualitas hasil didik. Sehingga dengan kesiapan yang baik ini, dapat membuahkan hasil didik sebagaimana yang kita harapkan bersama.

Siswa Sejursarta Monponleks A-7 akan menempuh pendidikan selama empat bulan dengan 752 jam pelajaran, Jurkom A-13, dan Tekrad A-15 masing-masing selama lima bulan dengan 940 jam pelajaran. Ketiga pendidikan yang dilaksanakan di Skadik 202 Lanud Sulaiman tersebut masing-masing diikuti 10 siswa tamtama. Begitu juga dengan pendidikan Sejursarta Avionik yang dilaksanakan di Skadik 203 Lanud Sulaiman diikuti 10 siswa tamtama untuk menyelesaikan 940 jam pelajaran.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel