Berita

EMPAT PILAR KONSENSUS DASAR BANGSA INDONESIA

Dibaca: 850 Oleh 19 Mei 2011Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

Perlu diteguhkan kembali komitmen seluruh komponen Bangsa Indonesia untuk selalu mempertahankan keempat pilar yang menjadi konsensus dasar dalam berbangsa dan bernegara yakni Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. TNI sebagai garda terdepan dan sekaligus benteng terakhir bangsa harus senantiasa menjunjung tinggi komitmen untuk mempertahankan dan membela keempat pilar tersebut, demikian sambutan Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, SE yang dibacakan oleh Wakil Komandan Seskoau Marsekal Pertama TNI Madar Sahib HS., Psc.,SSP pada upacara bendera bulanan, dilapangan apel Seskoau Lembang Bandung Barat, Rabu (18/5).

Dengan demikian lanjut Panglima TNI, TNI akan tetap konsisten dan berkomitmen menindak tegas terhadap oknum oknum, kelompok maupun golongan tertentu dalam masyarakat yang berkeinginan untuk menggoyang empat pilar yang sudah menjadi konsensus bangsa ini. Oleh karena itu Kata Panglima “Pada kesempatan ini saya tekankan kepada seluruh satuan di jajaran TNI untuk selalu mewaspadai dan mengikuti perkembangan yang terjadi dilingkungan masing-masing satuan, hidupkan dan kembangkan kembali naluri prajurit berupa deteksi dini dan cegah dini dimanapun berada serta bertugas”.

Baca juga:  Pia Ag Bakorcab Madiun Anjangsana Ke Desa Karang Patihan Ponorogo

Disisi lain Panglima memperhatikan perkembangan lingkungan, baik tingkat nasional, regional maupun global, guna memahami segala hal yang berpotensi menjadi ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan. “Kepada seluruh unsur pimpinan di jajaran TNI senantiasa mampu membaca situasi dengan segala kecenderungan perkembangannya sehingga dapat meningkatkan pemikiran prediktif, langkah antisipatif dan upaya konstruktif dalam rangka menjaga citra TNI dan meningkatkan kinerja para prajurit dan PNS TNI sehingga akan tereliminir semua potensi ancaman, gangguan dan tantangan terhadap pembangunan nasional, katanya.

Sementara itu menyinggung isu merebaknya rekrutmen yang dilakukan oleh kelompok yang menamakan diri sebagai Negara Islam Indonesia, Panglima mengajak kepada semua pihak untuk semakin meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi ancaman yang dapat melemahkan sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara, dimulai dari lingkungan rumah tangga masing-masing, waspadai perubahan sekecil apapun yang berkembang sehingga dapat segera mengambil langkah antisipatif dan melaporkan secara hierarkis apabila melihat kejanggalan. Demikian Panglima TNI.

Hadir pada upacara bendera bulanan kali ini, para pejabat staf, para perwira penuntun, seluruh pasis Seskoau Angkatan 48 serta segenap anggota Seskoau.

Baca juga:  Sosialisasi SPIP Dari Tim Itjenau di Lanud Abdulrachman Saleh

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel