Berita

Entry Briefing Kasau, Kasau Bertekad Mewujudkan TNI AU yang Disegani di Kawasan

Dibaca: 269 Oleh 27 Mei 2020Tidak ada komentar
Entry Briefing Kasau, Kasau Bertekad Mewujudkan TNI AU Yang disegani di Kawasan
#TNIAU 

TNI AU. Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., menegaskan, dirinya akan mewujudkan TNI AU menjadi Angkatan Udara yang disegani di kawasan.

Menggelar Entry Briefing dengan para pejabat TNI AU, Pangkotama TNI AU, dan Komandan Satuan, melalui telekonferensi di Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa, (25/5/2020), Kasau menyampaikan di era Revolusi Industri 4.0 yang sangat dinamis, TNI AU harus mengedepankan cara kerja yang komunikatif, inklusif, dan kolaboratif.

Cara kerja tersebut muaranya adalah dukungan SDM TNI AU yang berkualitas yaitu memiliki jiwa nasionalisme, penguasaan teknis, kepribadian baik, dan kualitas fisik yang tangguh serta didukung kemampuan literasi.

“Saya melihat setidaknya ada dua jenis literasi yang dapat dijadikan modal berharga bagi prajurit TNI Angkatan Udara dalam menghadapi kemajuan teknologi informasi yang semakin cepat, yaitu literasi baca tulis dan literasi digital,” ujar Kasau.

Selaras dengan hal tersebut, Kasau merumuskan sembilan program prioritas, khususnya terkait strategi pembinaan kemampuan dan pembangunan kekuatan TNI AU yaitu : the new normal, dimana berbagai tugas tetap dapat berjalan dan dampak pandemi dapat ditekan serendah mungkin. Oleh karena itu akan segera rumuskan the new normal, sebagai mekanisme dan prosedur kinerja yang baru.

Baca juga:  DANLANUD RUSMIN NURJADIN SAMBUT KEDATANGAN PRESIDEN RI

Dibidang Perencanaan, mempercepat pemenuhan Minimum Essential Force Tahap III hingga tahun 2024, dengan fokus pada pencapaian air superiority. Melalui kemampuan Network Centric Warfare dan pemenuhan alutsista dengan teknologi yang tetap relevan hingga 30 tahun kedepan.

Bidang organisasi, dengan menyiapkan penerapan organisasi TNI AU, mengatur Prosedur Mekanisme hubungan Kerja (Prosmekhubja), dan menata organisasi yang selaras dengan kebijakan proportional growth dan right sizing.

Dibidang Intelijen, dengan mewujudkan informasi superiority TNI Angkatan Udara.

Prioritas bidang Operasi, yaitu meningkatkan kualitas operasi TNI AU, baik Operasi Militer perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Prioritas Bidang Latihan, Kasau akan menitikberatkan pada peningkatan efektivitas dan efisiensi latihan, sebagai upaya komprehensif untuk meningkatkan kemampuan personel dan kemampuan satuan, secara cepat dan tepat sasaran.

Bidang Sumber Daya Manusia, Kasau menyoroti bagaimanapun canggihnya teknologi yang digunakan, namun pada akhirnya unsur manusialah yang menentukan keberhasilan tugas.

Dibidang Pemeliharaan, menjamin terpeliharanya operational readliness TNI AU.

Dibidang Lambangja, menjadikan safety culture sebagai landasan utama yang sangat esensial. Dengan menempatkan safety sebagai faktor utama dalam setiap pengambilan keputusan misi operasi dan latihan.

Baca juga:  Personel Lanud J.B. Soedirman Laksanakan Latihan Drill PHH

Terkait dengan dampak pandemi Covid-19, Kasau menjelaskan agar segera memformulasikan the new normal untuk pelaksanaan berbagai tugas TNI Angkatan Udara. Harapannya dengan the new normal tersebut, TNI AU tetap dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, aman, dan lancar, meskipun berada di tengah pandemi Covid-19 maupun untuk menghadapi munculnya wabah serupa di masa depan.

Guna menghadapi tatanan kehidupan baru (the new normal), Kasau mencanangkan program 100 hari sebagai berikut:

1. Melaksanakan penguatan komunitas intelijen dengan sharing data guna menghadapi dampak perkembangan lingkungan strategis.
2. Menyiapkan penerapan organisasi TNI Angkatan Udara berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 66 tahun 2019.
3. Membuat petunjuk referensi pelaksanaan kegiatan kedinasan TNI Angkatan Udara, yang disupervisi oleh Dinas Kesehatan dan Dinas Psikologi, khususnya bidang operasi dan latihan.
4. Menerapkan pelaksanaan kegiatan operasi dan latihan sesuai kondisi new normal.
5. Mengoptimalkan penggunaan sistem informasi TNI Angkatan Udara (e-office) pada prosedur mekanisme hubungan kerja sehari-hari.
6. Meningkatkan kualitas SDM guna menghadapi tantangan teknologi 4.0
7. Menjamin kesiapan alutsista untuk mendukung program pemerintah dan tugas-tugas TNI terutama dalam mengatasi dampak Covid-19.
8. Meningkatkan ketahanan pangan prajurit TNI Angkatan Udara dengan memanfaatkan potensi yang dimiliki TNI Angkatan Udara dan melibatkan masyarakat sekitar yang terdampak Covid-19.

Baca juga:  LANUD IWJ, KIRIM 34 ORANG CASIS BINTARA KE LANUD ADI SUMARMO, SOLO

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel