Berita

Erupsi Gunung Kelud Hentikan Operasional Penerbangan di Yogyakarta

Dibaca: 3 Oleh 15 Feb 2014Tidak ada komentar
2015 06 02 00002
#TNIAU 

Pangkalan TNI AU Adisutjipto dan PT Angkasa Pura I selaku pengelola Bandar Udara (Bandara) Internasional Adisutjipto terpakasa menutup aktivitas penerbangan untuk sementara akibat terganggu abu vulkanik Gunung Kelud yang meletus pada Kamis, 13 Februari 2014, pukul 22.50 WIB. Debu Erupsi Gunung Kelud Jawa Timur yang meletus tengah malam, sehingga debu tersebut mengganggu jarak pandang.

Gunung Kelud menyemburkan asap dan material vulkanik setinggi 3.000 meter. Saat ini gunung yang terletak di perbatasan Kediri, Blitar, dan Malang ini berstatus awas atau level IV sejak Kamis, 13 Februari, pukul 22.15 WIB.

Akibat dari penutupan sementara ini Operasi Pendidikan Sekolah Penerbang dan sekolah Navigasi Lanud Adisutjipto serta kedatangan dan keberangkatan sejumlah Maskapai serta pesawat TNI AU tertunda karena keadaan tersebut membahayakan bagi operasional penerbangan. Selain jarak pandang yang sangat terbatas, kondisi landasan juga menjadi lebih licin dibanding dari biasanya..

Meski sempat diguyur hujan, kondisi Yogyakarta saat ini WIB masih gelap dan jarak pandang terganggu karena tertutup abu vulkanik dari Gunung Kelud. Sepertinya belum tampak tanda-tanda matahari akan terlihat seperti hari sebelumnya. “Abu nya lebih parah dan lebih banyak dari letusan Merapi sebelumnya

Baca juga:  Apel Khusus, Kadisops Lanud Rsn Sampaikan Penekanan Kasau

Kepala Dinas Operasi Lanud Adisutjipto Kolonel Pnb Ign Wahyu Anggono,SE diruang kerjanya menyampaikan bahwa belum mengetahui kapan operasi Penerbangan akan kembali normal beroperasi.

Di tempat terpisah Komandan Wing Lanud Adisutjipto Kolonel Pnb Ir. Bob H. Panggabean menghimbau kepada seluruh Anggota Lanud Adisutjipto untuk tetap melaksanakan tugas tanpa mengabaikan faktor keselamatan dan keamanan salah satunya dengan menggunakan masker, kacamata.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel