Berita

F-16 Selesai uji coba Chaff and Flare dan P-5 POT ACMI

Dibaca: 47 Oleh 22 Sep 2014Tidak ada komentar
indonesianf16pesawat0170 tniau
#TNIAU 

Selesai melaksanakan uji coba Chaff dan Flare dan Air Combat Manouvering Instrument (ACMI) di Lanud Rusmin Nurjadin Pekanbaru dengan hasil baik, satu flight F-16 kembali kepangkalannya di Lanud Iswahjudi Madiun, Sabtu (20/9). Ferry Flight dua pesawat F-16 dengan Tail Number TS 1608 yang dipiloti oleh Letkol Pnb Firman dan TS 1609 yang dipiloti Kapten Pnb Anwar Sofie diterbangkan langsung dari Lanud Rsn menuju Lanud Iswahyudi Madiun. 

Latihan yang menguji coba peralatan terbaru P-5 Pod ACMI (Air Combat Maneuvering Instrumentation) buatan DRS/Cubic serta pelatihan dari instruktur perusahaan DRS technology tentang penggunaan peralatan P-5 Pod ACMI tersebut, baik pengenalan terhadap peralatan, pengoperasiannya maupun pemeliharannya. 

Peralatan P-5 Pod ACMI berbentuk mirip rudal udara ke udara yang dipasang pada wingtip (ujung sayap) pesawat berfungsi untuk mengirimkan data-data penerbangan pesawat ke Ground Station yang ada di gedung ACMI Lanud Roesmin Nurjadin seperti posisi, sudut serang, kecepatan, ketinggian, arah terbang yang akan ditampilkan berupa simulasi pesawat tersebut pada layar monitor di ground station dan bisa dilihat oleh pengendali latihan.Antara pengendali latihan dan penerbang juga bisa berkomunikasi dengan peralatan radio untuk meningkatkan pengendalian dan keselamatan latihan. 

Baca juga:  Acara Syukuran HUT ke-72 Pomau Bernuansa Tempo Dulu

P-5 POD ACMI adalah produk dari perusahaan DRS Tecnology dan perusahaan Cubic dari Amerika Serikat.merupakan peralatan yang banyak digunakan oleh sejumlah angkatan udara di dunia. Peralatan ini sangat membantu penerbang dalam pelaksanaan latihan pertempuran udara karena seluruh pelaksanaan latihan bisa dimonitor langsung, serta terekam dan dapat diputar ulang. Hasil rekaman tersebut sangat bermanfaat pada saatpelaksanaan latihan dan saat debriefing setelah pelaksanaan latihan. 

Peralatan P-5 pod ACMI sangat bermanfaat karena rekaman latihan dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan analisa dan kemampuan para penerbang tempur dalam menguasai taktik dan tehnik pertempuran udara, khususnya bagi penerbang Hawk 209/109 Skadron Udara 12 dan penerbang F-16 C/D 52ID Skadron Udara 16 yang akan diresmikan di Lanud Roesmin Nuryadin pekanbaru dalam waktu dekat. Diharapkan peralatan Instrumentasi Manuver Pertempuran Udara yang baru ini bisa meningkatkan kemampuan, teknik dan taktik para penerbang tempur kita dalam melakukan operasi udara modern.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel