Berita

F-16/Figting Falcon, Tertembak Musuh

Dibaca: 5 Oleh 23 Mei 2010Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

Setelah mengadakan serangan didaerah musuh, pesawat-pesawat tempur Lanud Iswahjudi mendapat serangan balasan yang mengakibatkan salah satu pesawat tempur tersebut mengalami kerusakan yang mengharuskan penerbang melakukan ”eject” yang akhirnya jatuh didaerah perairan musuh, Kamis (29/4).

 

Setelah diadakan pencarian diketahui pesawat jatuh di Telaga Sarangan, sehingga Tim SAR Lanud Iswahjudi melakukan upaya penyelamatan terhadap penerbang yang berhasil melakukan ”eject”.

 

Sebagai upaya untuk menyelamatkan diri dan agar tetap bertahan hidup, maka penerbang tersebut melakukan upaya untuk mempertahankan hidup yang disebut SERE (Survival, Evation, Resistance, Escape) hingga datangnya pertolongan.

 

Demikian, skenario latihan Survival Dasar bagi awak pesawak Lanud Iswahjudi yang berlangsung selama tiga hari (28-30/4) berlokasi didaerah Panekan dan Sarangan, diikuti 60 personel Lanud Iswahjudi terdiri Penerbang dan Perwira Teknik serta melibatkan pelatih dari Batalyon 463 Paskhas.

 

Dalam melaksanakan ”SERE” (Survival, Evation, Resistance, Escape) para penerbang harus melewati medan yang sangat sulit seperti, turun tebing, titian tali tiga, peluncuran dan harus mengatasi masalah psikologis untuk menghindari serangan musuh serta cuaca yang tidak menentu.

Baca juga:  Pembinaan Mental Prajurit TNI AU

 

60 personel yang mengikuti latihan survival dasar dibagi dalam enam kelompok dan tercatat sebagai kelompok terbaik adalah kelompok dua dengan komandan regu Mayor Pnb Yulmaizir.

 

Latihan yang berlangsung aman, lancar dan selamat tersebut akhirnya ditutup oleh Komandan Lanud Iswahjudi dalam upacara militer di pinggir Telaga Sarangan yang ditandai pelepasan pita tanda peserta latihan.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel