Berita

Farewell Flight Komandan Skadron Udara 1

Dibaca: 39 Oleh 22 Apr 2015Tidak ada komentar
21722ef118dabb8b34f8ca385dddf40d
#TNIAU 

Jabatan tertinggi bagi seorang penerbang dalam lingkup profesionalisme terbangnya dalam tugas adalah menjadi Komandan Skadron Udara, karena tidak semua penerbang TNI Angkatan Udara mampu meraih predikat dan jabatan tersebut.

Sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas hal tersebut, dalam rangka serah terima jabatan Komandan Skadron Udara 1 Wing 7 Lanud Supadio dari Letkol Pnb Sidik ”Typhoon” Setiyono, S.E, alumni AAU tahun 1997 kepada penggantinya Letkol Pnb Bagus ”Griffin” Hariyadi Brotokusumo yang merupakan alumni AAU tahun 1998, Rabu (22/4), dilaksanakan acara farewell flight di Skadron Udara 1 Wing 7 Lanud Supadio.

Kegiatan farewell flight dilaksanakan dalam satu flight yang terdiri dari 5 pesawat tempur Hawk 100/200 di dalam training area Lanud Supadio dan sekitarnya dengan manuver terbang flypass melintas di area udara kota Pontianak dan Lanud Supadio. Kegiatan yang diselenggarakan secara sederhana tersebut diakhiri dengan kegiatan foto bersama dengan seluruh anggota Skadron Udara 1. Selanjutnya pelaksanaan serah terima jabatan Komandan Skadron Udara 1 diselenggarakan pada hari Kamis (23/4) dalam suatu upacara militer dengan Inspektur Upacara (Irup) Komandan Lanud Supadio Kolonel Pnb Palito Sitorus, S.IP, M.M.

Baca juga:  Donor Darah dalam rangka HUT ke-40 Wingdikum

Pada akhir kegiatan farewell flight, Letkol Pnb Sidik ”Typhoon” Setiyono, S.E menyampaikan ucapan terima kasih atas kerjasama dan dukungan dari seluruh anggota Skadron Udara 1 selama kepemimpinannya.

”Untuk itu, kerjasama yang telah dibina dengan baik selama ini hendaknya dapat dipertahankan, ditingkatkan dan diteruskan kepada pejabat baru”, kata Danskadron Udara 1.

Selanjutnya Letkol Pnb Sidik ”Typhoon” Setiyono, S.E akan menjabat sebagai Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud Supadio menggantikan Letkol Pnb Radar ”Skyfin” Suharsono.

”Terima kasih Typhoon atas pengabdiannmu di Skadron Udara 1 Elang Khatulistiwa”.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel