Berita

FASE TERBANG MALAM CALON PENERBANG HELIKOPTER TNI

Dibaca: 21 Oleh 19 Mei 2010Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Memasuki fase terbang malam bagi sembilan siswa Sekolah penerbang (Sekbang) Prajurit Sukarela Dinas Pendek (PSDP) TNI Angkatan ke-79, Skadron Udara 7, Lanud Suryadarma, Subang, Senin malam (30/11) mengadakan doa bersama di hanggar Colibri. Doa dilaksanakan sebagai wujud permohonan kepada Tuhan Yang Maha Kuaa agar kegiatan terbang malam bagi calon penerbang helikopter TNI tersebut dapat berjalan aman, lancar dan selamat.

 

Doa bersama dilaksanakan menjelang Sholat Magrib dipimpin PNS Drs Lili Hidayat, Kepala Seksi Pembinaan Mental Lanud Suryadarma dihadiri pejabat TNI AU di Subang seperti Danlanud Suryadarma Kol. Pnb Widiantoro,MBA, Danwingdiktekkal Kol. Tek Danardono SA,MPP., segenap instruktur, kru pesawat dan pendukung kegiatan penerbangan. Menurut rencana doa bersama dilaksanakan di Mushola Skadron Udara 7, namun karena menjelang acara hujan deras akhirnya dialihkan ke dalam Hanggar Colibri. Terbang malam tersebut dilaksanakan selama lima hari menggunakan Helikopter Bell 47 G Soloy. Usai doa bersama dilanjutkan Sholat Magrib berjamah, sambutan Danlanud Suryadarma, potong tumpeng dan ramah-tamah.

Baca juga:  KADISOPS LANUD ABD SAMBUT EXPRESS AIR

 

Pemotongan nasi tumpeng kuning dilakukan Danlanud Suryadarma dan diberikan kepada Sersan Mayor Siswa Al Kotsar. Dalam sambutannya Danlanud Suryadarma Kol. Pnb Widiantoro,MBA menekankan agar para instruktur, siswa kru pesawat dan seluruh pendukung pelaksanaan terbang malam dapat bekerja sama dengan profesional agar seluruh kegiatan terbang malam berjalan lancar. Diingatkan terbang malam memiliki beberapa kendala, sehingga harus ekstra hati-hati, profesional dan tawakal kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar semuanya berjalan dengan sebaik-baiknya. Oleh karena itu para pelaksana harus dapat memanfaatkan waktu dengan baik yaitu dapat menjaga keseimbangan antara tugas dan istirahat yang cukup usai terbang malam.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel