Berita

Fasida Bali Gelar Kejuaraan Paragliding Accuracy World Cup 2014

Dibaca: 14 Oleh 27 Sep 2014Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

Sebanyak sembilan puluh enam atlet paralayang dari lima belas negara yaitu negara Bulgaria, Cina, Jerman, Indonesia, Jepang, Malaysia, Korea Selatan, Serbia, Slovenia, Singapura, Taiwan, Vietnam, Thailand, Amerika dan Philipina mengikuti kejuaraan Paragliding Accuracy World Cup seri III ketepatan mendarat yang digelar Fasida Bali di Bukit Timbis dan Pantai Pandawa, Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten badung, Bali. Acara yang direncanakan berlangsung tiga hari yaitu 26-28 September 2014 ini di buka oleh Kadisbinpotdirgaau Marsma TNI Nil Handri selaku Sekjen FASI Jum’at (26/9).

Pembukaan Kejuaraan Paragliding Accuracy World Cup seri III ditandai dengan pemukulan gong oleh Sekjen FASI, didampingi Danlanud Ngurah Rai Kolonel Pnb Sugiharto Prapto W. S.Sos. selaku Ketua Fasi Provinsi Bali, para Muspida dan Ketua PGPI (Persatuan Gantole dan Paralayang Indonesia) serta para undangan lainnya.

Acara diawali dengan laporan Ketua Panitia Paragliding Accuracy World Cup seri III bapak Toni Susanto, Sambutan Ketua Fasi Provinsi Bali Kolonel Pnb Sugiharto Prapto W. S.Sos., Sambutan Ketua Umum Fasi dilanjutkan pernyataan pembukaan kejuaraan yang diwakilkan oleh Sekjen Fasi Marsma TNI Nil Handri. Foto bersama dilanjutkan dengan demo paralayang.

Baca juga:  Apresiasi Puspomau Terhadap UPK Badan Air Kecamatan Makasar-Jaktim

Komandan Lanud TNI AU Ngurah Rai Kolonel Pnb Sugiharto Prapto W.. S.Sos., selaku Ketua Federasi Aerosport Indonesia Provinsi Bali (FASIDA-Bali) dalam sambutannya mengatakan TNI Angkatan Udara selalu melaksanakan berbagai macam kegiatan yang salah satunya dirangkai dalam bingkai kejuaraan Aerosport yang merupakan aplikasi dari salah satu tugas pokok Lanud Ngurah Rai dalam upaya pembinaan minat kedirgantaraan dan olahraga dirgantara. Mudah-mudahan kata Danlanud, melalui Paragliding Accuracy World Cup seri III ketepatan mendarat ini memperoleh prestasi yang gemilang dapat terwujud bagi kita semua.

 Sedangkan Ketua Umum Fasi Dalam sambutannya yang dibacakan Sekjen Fasi Marsma TNI Nil Handri mengatakan, kejuaraan PGAWC 2014, merupakan ajang pendekatan bagi segenap atlit Paralayang antar negara untuk kebersamaan dalam upaya menggiatkan olah raga dirgantara baik ditingkat nasional maupun internasional.

Selain itu, lanjutnya event ini juga dapat dijadikan sebagai momen bagi para atlit Paralayang yang datang dari berbagai negara untuk saling bertukar informasi dan pengetahuan menegenai perkembangan olah raga Paralayang dunia, khususnnya bagi atlit Indonesia dapat menggali berbagai hal tentang Paralayang dalam upaya pengembangan olah raga dirgantara di tanah air Indonesia. Kejuaraan ini disamping sebagai ajang kompetisi para atlet Paragliding khususnya pada nomor ketepatan mendarat, juga merupakan ajang untuk meningkatkan minat pariwisata dirgantara di Provinsi Bali khususnya maupun Indonesia pada umumnya.

Baca juga:  Tim Bola Voli Putri Satpomau Sabet Juara I

Olahraga paralayang adalah salah satu cabang olahraga terbang bebas. Paralayang dapat diartikan sebagai sebuah parasut yang dapat diterbangkan dan dapat mengangkat badan penerbang. Parasut atau pesawat ini lepas landas dan mendarat menggunakan kaki penerbang. Yang menarik adalah bahwa semua yang dilakukan itu tanpa menggunakan mesin, hanya semata-mata memanfaatkan angin.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel