Berita

FGD Penggunaan Kekuatan Udara dalam Konflik India-Pakistan

Oleh 22 Mar 2019 Maret 25th, 2019 Tidak ada komentar
FGD Penggunaan Kekuatan Udara dalam Konflik India-Pakistan
#TNIAU 

TNI AU. Kohanudnas mengadakan Forum Group Discussion (FGD) mengenai Analisa Penggunaan Kekuatan Udara dalam Konflik India-Pakistan, di Gedung Leo Wattimena, Makohanudnas, Halim Perdanakusuma, Kamis (21/3).

FGD dibuka Panglima Kohanudnas Marsda TNI Imran Baidirus, S.E., dengan  dihadiri Kaskohanudnas Marsma TNI arif Mustofa, M.M., Pangkosekhanudnas I, III dan IV, para pejabat dari Ditanstra Ditjen Strahan Kemhan, Bais TNI, Dispamsan Mabesau serta perwakilan  Koopsau I.

Dalam sambutan Panglima Kohanudnas Marsda TNI Imran Baidirus, S.E., disampaikan bahwa Kohanudnas mempunyai tugas pokok melaksanakan operasi pertahanan udara secara nasional. Pelaksanaan tugas tersebut harus senantiasa di up date terhadap peristiwa yang relevan dan terkini yang terjadi di dunia International, seperti peristiwa pertempuran udara antara India dan Pakistan pada tanggal 26 Febuari 2019 lalu, di Khasmir.

Peristiwa tersebut merupakan pelajaran berharga bagi dunia International, termasuk Indonesia khususnya  Kohanudnas  untuk menganalisa dari berbagai aspek. Untuk itu Pangkohanudnas mengharapkan dengan diadakannya FGD ini peserta dapat mengetahui berbagai dampak dari penyerangan India ke Pakistan, khususnya aspek-aspek pertahanan udara.

FGD menghadirkan tiga pembicara meliputi Marsma TNI Adityawarman, S.E., M.M., yang menjabat Direktur Analisa Strategi Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan (Diranstra Ditjen Strahan Kemhan) dengan membawakan makalah, Analisa Strategi Konflik India-Pakistan. Pembicara kedua yaitu Kolonel Pnb Ridha Hermawan, S.H., yang menjabat sebagai Paban Utama C-3, Direktorat “C” Bais TNI, dengan judul makalah Penggunaan Kekuatan Udara Konflik Kasmir. Pemapar terakhir Kolonel Pnb Rachmad Syah Lubis yang menjabat Direktur Air Power Seskoau, Bandung yang merupakan alumni Air War Course Pakistan membawakan makalah berjudul,“India-Pakistan War : An Air War Analysis”.

Rangkaian FGD diisi dengan  diskusi yang berjalan cukup menarik karena adanya antusias peserta untuk mengetahui duduk permasalahan konflik India Pakistan, khususnya dalam penggunaan kekuatan udara masing-masing. FGD diakhiri dengan pemberian sertifikat dari Pangkohanudnas kepada para pemapar.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel