Berita

FLYING FLIGHT SURGEON DI LANUD ABD

Dibaca: 60 Oleh 19 Sep 2014Tidak ada komentar
2015 06 02 00002
#TNIAU 

Seorang prajurit harus memiliki tubuh yang baik dan ideal serta stamina dan ketahanan yang unggul. Namun saat ini banyak ditemukan prajurit memiliki tubuh yang tidak sesuai dengan harapan postur ideal seorang prajurit. Dilingkungan TNI AU cukup banyak prajurit yang memiliki masalah dengan berat badan, mulai dari overweight bahkan sampai obesitas sekalipun. Hal ini tentunya tidak terlepas dari besarnya pengaruh pola hidup dan pola pembinaan dari masing-masing individu prajurit, demikian penjelasan Komandan Lanud Abd Saleh Marsma TNI Sungkono, S.E., M.Si. dihadapan para Perwira Lanud Abd Saleh dan Insub yang hadir di Gedung Binayudha pada acara Flying Flight Surgeon dari Lembaga Kesehatan Penerbangan dan Ruang Angkasa (Lakespra) Jakarta, belum lama ini. Untuk itu, Danlanud sangat menyambut baik dengan adanya ceramah tentang kesehatan ini, diharapkan para crew penerbangan dapat menyimaknya dengan baik dan selanjutnya dapat dilaksanakan agar dapat diperoleh tubuh dan jiwa yang sehat. 

Sementara Tim dari Lakespra yang diketuai oleh Kalakespra sendiri yaitu Marsma TNI dr. Asrunsyah Nasution, SpKP, Sp.PD menjelaskan tentang obesitas yang banyak terjadi di kalangan prajurit TNI AU. Obesitas merupakan suatu kondisi kronis dimana terdapat jumlah lemak tubuh yang melebihi batas normal. Sejumlah tertentu lemak tubuh diperlukan untuk menyimpan energy, menginsulasi panas, meredam goncangan dan fungsi lainnya. Perhitungan indeks massa tubuh (IMT) juga telah digunakan dalam definisi obesitas. IMT sama dengan berat badan dalam kilogram (kg) dibagi dengan tinggi badan dalam meter (m) kuadrat. Karena IMT menggambarkan berat badan relative terhadap tinggi maka sangat berkorelasi dengan kandungan lemak total pada tubuh orang dewasa. 

Baca juga:  Danlanud Adisutjipto Hadiri Upacara HAORNAS XXXV Provinsi DIY

Pada orang yang mengalami obesitas, terdapat kelebihan kalori akibat makan yang berlebih menimbulkan jaringan lemak di jaringan kulit. Resistensi insulin akan timbul pada daerah yang mengalami penimbunan lemak sehingga akan menghambat kerja insulin dijaringan tubuh dan otot yang menyebabkan glukosa tidak dapat diangkat kedalam sel dan menimbun di dalam pembuluh darah. Penumpukan glukosa ini akan kadar glukosa dalam darah. Disebutkan Kalakespra masih banyak lagi penyakit lain yang disebabkan oleh obesitas. Oleh karena itulah prajurit harus dapat menjaga berat badannya agar tidak terjadi obesitas yang tentunya sangat berpengaruh terhadap kinerja di dalam kedinasan. “Mulailah untuk menata apa yang sebaiknya kita makan, dan berolah raga serta membiasakan hal tersebut sebagai gaya hidup seorang prajurit TNI AU yang mampu melaksanakan segala tuntutan tugas dan kedinasan demi kejayaan bangsa dan Negara tercinta”. Kata Kalakepra menutup ceramah tentang kesehatan.

Selain ceramah tentang obesitas, diberikan pula ceramah tentang HIV/AID. Yang disampaikan oleh Kolonel Kes dr. Iwan Trihapsoro, SpKP, SpKK yang menjelaskan secara detail tentang HIV yang sudah banyak terjadi di Indonesia. Acara diakhiri dengan penyerahan cindera mata dari Danlanud Abd kepada Kalakespra, demikian pula sebaliknya.

Baca juga:  UPACARA PERINGATAN HUT KE-63 KOOPSAU DI MAKASSAR

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel