Berita

Force Down Di Lanud El Tari

Dibaca: 13 Oleh 11 Agu 2016Tidak ada komentar
IndonesianAF 1
#TNIAU 

Pada skenario latihan Dua buah pesawat F-16 dari Skadron udara 16 Pekan Baru milik TNI AU melaksanakan Force Down atau pemaksaan mendarat terhadap pesawat asing tanpa dokumen Flight Clearance For Indonesian Territory, pesawat asing, Kapt pilot pic Alrayes, mr x, dengan Crew 12 orang, rute Australia-Pilipina melintasi NTT. Pesawat Tempur F-16 berhasil memaksa pesawat asing mendarat di lanud El Tari pada pukul 10.55 Wita. Rabu (9/08).

Danlanud El Tari Kolonel Pnb Jorry S. Koloay, S.IP, pada pukul 01.47 mendapat informasi Via telepon dari Kosek Hanudnas II Makassar bahwa radar jajaran Kosek Hanudnas II mendeteksi adanya pesawat asing yang tanpa dilengkapi dengan dokumen Flight Clearance For Indonesia Territory. Setelah mendapat informasi Danlanud El Tari selanjutnya memperintahkan seluruh personel Lanud El Tari dan Kipan C Yonko 466 Paskhas Kupang untuk melaksanakan persiapan penanganan Force Down terhadap pesawat asing yang sudah di kawal oleh dua buah pesawat F-16 milik TNI AU. Dari hasil pantaun radar Buraen bahwa posisi pesawat asing berada pada jarak 60 NM dari Bandara El Tari. Sedangkan posisi pesawat F-16 berada 43 NM. Pesawat asing tersebut tanpa dilengkapi dokumen Flight Clearannce For Indonesia Territory telah di Force Down oleh dua pesawat tempur F-16 milik TNI AU yang mendarat di Lanud El Tari. selanjutnya para awak pesawat asing tersebut dilakukan pemeriksaan di ruang VIP Lanud El Tari untuk dimintai keterangannya terkait penerbangan yang dilaksanakan tanpa adanya dokumen yang menyertai perijinan terbang di wilayah Indonesia. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh POMAU, Intel, Imigrasi, Bea Cukai dan pihak terkait lainnya didapat informasi dari pilot pesawat asing menyatakan bahwa pesawat tersebut rencananya akan terbang menuju Pilipina untuk bisnis. Prosedur penindakan Force Down ini merupakan pengembangan skenario latihan yang di laksanakan dalam latihan Cakra Kohanudnas di Lingkungan udara NTT.

Baca juga:  Diklat Pamong Saka Dirgantara Dibuka

 

 

 

 

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel