TNI AU - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara

Garap Sekolah Unggulan, Yasarini Gandeng Kemendiknas

By 15 Mar 2017Berita
Mustangsatriamandala

Tingginya permintaan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) penerbangan, oleh industri penerbangan Indonesia, telah mendorong Yayasan Ardhya Garini (Yasarini) untuk lebih kreatif menggarap sekolah-sekolah SMK Penerbangan yang ada di bawah Yasarini. Pembina Yasarini Ny. Nanny Hadi Tjahjanto turun langsung melakukan kunjungan penjajagan dalam rangka kerja sama dengan Kementrian Pendidikan Nasional (Kemendiknas), Selasa (14/3).

Kedatangan pembina Yasarini Ny. Nany Hadi Tjahjanto yang didampingi oleh Ketua Yasarini Pengurus Pusat Ny. Fatim Handoko diterima langsung oleh menteri Pendidikan Nasional Muhammad Nasir, di kantor Kemendiknas, Jakarta. Dalam perbincangan tersebut, Mendiknas Muhammad Nasir sangat mendukung ide dan gagasan Yasarini yang akan membangun sekolah-sekolah dibawah Yasarini (SMK Penerbangan dan SMA Angkasa) menjadi sekolah unggulan, khususnya pada bidang penerbangan.

Menurut data Yasarini, saat ini di setiap Pangkalan TNI AU (Lanud) setidaknya terdapat satu sekolah (SMK atau SMA Angkasa), sehingga bila ditotal setiap tahun ada ribuan lulusan SMK dan SMA Penerbangan yang sebenarnya berpotensi dapat diserap oleh industri penerbangan. Kendala yang dihadapi saat ini oleh Yasarini yaitu menyangkut SDM tenaga pendidik (Akademis) yang memiliki kompetensi dan didukung fasilitas gedung dan sarana prasana pendukung sekolah lainnya seperti perpustakaan dan laboratorium.

Terkait dengan keterbatsan tersebut, pihak Yasarini melalui TNI AU sedang berkoordinasi melalui pembuatan naskah kerja sama (MOU) dengan Kemendiknas. Topik yang menjadi fokus dalam MOU yaitu menyangkut pendampingan SDM tenaga pendidik dan penyediaan gedung serta sarana Sekolah. Mendiknas bapak Muhammad Nasir, sangat mendukung dan bersedia memberikan pendampingan yang terkait dengan SDM tenaga pendidik (Akademis). Sementara yang terkait dengan pembangunan dan fasilitas sekolah, akan dilakukan pendampingan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Pihak Yasarini juga merencanakan di setiap Lanud atau Satuan Radar (Satrad) didirikan PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) sebagai sarana memfasilitasi anak-anak TNI AU yang tidak ada PAUD di wilayahnya. Selain itu Yasarini ingin menonjolkan jurusan unggulan selain jurusan penerbangan yaitu jurusan Animasi.

Leave a Reply

Verifikasi CAPTCHA *

Garap Sekolah Unggulan, Yasarini Gandeng Kemendiknas