Berita

Gathering Komunitas Penerbangan Di Lanud Sultan Hasanuddin

Dibaca: 14 Oleh 01 Mar 2017Tidak ada komentar
Sukhoi Su-27
#TNIAU 

Bandara Internasional Sultan Hasanuddin merupakan aset penting nasional yang bernilai strategis. Salah satunya, bandara ini menjadi gerbang menuju Indonesia bagian tengah dan timur, dimana kelancaran operasional penerbangan didalamnya akan sangat berpengaruh secara langsung terhadap kegiatan perekonomian masyarakat di daerah tersebut. Jika ditinjau dari perspektif keamanan nasional, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin yang merupakan enclave militer ini juga berdampingan dengan Lanud Sultan Hasanuddin yang mengoperasikan alutsista pesawat tempur paling canggih yang dimiliki Indonesia yakni Sukhoi, serta pesawat Intai Strategis Boeing 737, dimana keduanya melaksanakan tugas operasi udara menjaga kedaulatan NKRI.

Untuk tetap menjaga dan meningkatkan koordinasi yang positif antara berbagai stake holder yang terlibat dalam kegiatan penerbangan, dilaksanakan gathering komunitas penerbangan, Selasa (28/2) di gedung Galaktika Lanud Sultan Hasanuddin. Kegiatan ini dihadiri Komandan beserta perwira staf dari Lanud Sultan Hasanuddin dan para penerbang dari Skadron Udara 5 dan Skadron Udara 11 serta dari komunitas penerbangan sipil turut hadir Kepala Otoritas Bandara Hasanuddin, GM Angkasa Pura, GM Gapura Angkasa, GM MATSC, para Station Manager dari seluruh airline yang beroperasi di Makassar, SAR, komunitas aeromodeling, drone, para laying, gantole serta pihak lain yang ada kaitannya dengan kegiatan penerbangan. Pada kegiatan ini dibahas tentang pelaksanaan FOD yang harus selalu dilaksanakan untuk mendukung dalam kesiapan penerbangan terhindar dari koba yang berpotensi menyebabkan gangguan pada penerbangan.

Baca juga:  DANLANUD PADANG MELEPAS ROMBONGAN ATLIT PARALAYANG MENGIKUTI TROI SERI II DI MANADO

Selain itu juga dibahas berbagai isu yang berkaitan dengan keamanan dan keselamatan penerbangan yakni makin meningkatnya penggunaan drone, menjamurnya jumlah Base Transceiver Station (BTS) dan bangunan High Tension di KKOP (Kawasan Keselamatan Operasional Penerbangan) Bandara Internasional Sultan Hasanuddin serta maraknya pengguna Laser Pointer yang berpotensi mengganggu dan membahayakan keselamatan penerbangan.

Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Bowo Budiarto, S.E., dalam sambutannya menyatakan bahwa security dan safety adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan dan tidak boleh ditawar-tawar serta sangat berpengaruh pada kelancaran operasional penerbangan baik militer maupun sipil, dimana untuk menjaga dua hal tersebut, tentunya diperlukan sinergi dan komunikasi yang intensif antara seluruh stake holder yang terlibat langsung pada operasional penerbangan di Makassar. Danlanud juga menyampaikan bahwa Lanud Sultan Hasanuddin sangat concern dengan dua hal tersebut dan memiliki konsistensi untuk menjaga security dan safety level bukan hanya di lingkungan Lanud Sultan Hasanudin, namun juga termasuk dalam Kawasan Keselamatan Operasional Penerbangan.

Baca juga:  Wawancara Radio 99,1 Most Fm dengan Danlanud Soewondo

Gathering yang berlangsung santai ini diisi dengan paparan beberapa perwira dari Lanud Sultan Hasanuddin, dilanjutkan dengan diskusi dan sharing informasi dari para peserta. Kegiatan gathering komunitas penerbangan ini merupakan agenda rutin untuk membahas berbagai isu penerbangan dan meningkatkan komunikasi serta pertukaran informasi di antara seluruh stake holder penerbangan termasuk di dalamnya TNI Angkatan Udara, Otoritas Bandara, PT Angkasa Pura, MATSC dan Airliner.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel