Berita

Geladi Waskita Dharma Pasis Sesko TNI Dikreg XLII Di Kohanudnas.

Dibaca: 2 Oleh 18 Agu 2015Tidak ada komentar
BAe Hawk 209
#TNIAU 

Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional (Pangkohanudnas) Marsekal Muda TNI Hadiyan Sumintaatmadja didampingi Kas Kohanudnas Marsma TNI Supriharsanto secara resmi membuka acara Geladi Waskita Dharma Perwira Siswa Sesko TNI Dikreg XLII TA 2015 di Aula Iskandar Kosekhanudnas I Halim Perdanakusuma Jakarta, Selasa (18/8).

Pangkohanudnas dalam sambutannya mengatakan, ”Tolak Ukur Keberhasilan mempertahankan dan mengamankan wilayah kedaulatan NKRI sangat ditentukan oleh tersedianya alutsista yang ideal. Salah satu diantaranya adalah peralatan radar yang berfungsi selama 24 jam sebagai mata dan telinga untuk mendeteksi dan mengawasi pergerakan obyek baik yang akan masuk maupun yang berada di dalam wilayah NKRI”, tegasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, dalam mengatasi berbagai keterbatasan yang ada saat ini, Kohanudnas terus berupaya melakukan pengembangan dengan melaksanakan penggelaran alutsista unsur pesawat tempur sergap di wilayah tertentu sebagai Effect Detterent (Efek mencegah) dengan tujuan agar dapat mengatisipasi segala bentuk pelanggaran wilayah udara yang melintas di wilaya Negara Republik Inddonesia.

Di akhir sambutannya Pangkohanudnas menyampaikan kepada para Perwira Siswa untuk dapat memanfaatkan waktu semaksimal mungkin guna mengumpulkan data yang dibutuhkan dalam pembuatan naskah rencana kontijensi Kohanudnas dan Rencana Operasi pada Kotama Ops TNI TA 2015 dan secara jeli dapat menganalisa dan mengevaluasi kemungkinan adanya ancaman potensial terhadap penyelenggaraan pertahanan negara..

Sementara itu Dansesko TNI Letjen TNI Sonny Widjaja dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Dirbinjemen Sesko TNI Brigjen TNI Sudjono mengatakan, ”Geladi Waskita Dharma ini merupakan rangkaian dari Kurikulum Pendidikan Reguler Sesko TNI dalam rangka mempraktekkan teori yang diperoleh Perwira Siswa di kelas guna mengaplikasikan kemampuan dan ketrampilan para Pasis dalam menganalisa berbagai bentuk ancaman yang dihadapi oleh Kotama Ops TNI, dan mampu merumuskan rencana Kontijensi Kotama Ops TNI. Mengingat pentingnya kegiatan dan terbatasnya waktu, latihan ini dilaksanakan di Markas-markas Komando Utama Operasional TNI dengan harapan bahwa, disamping berlatih juga dapat memberikan pengalaman dan pengetahuan tentang kondisi riil Kotama Ops TNI.

Geladi Waskita Dharma diikuti oleh 143 Pamen berpangkat Kolonel, terdiri dari 142 Pasis TNI, dan 1 orang Pasis Polri dibagi menjadi lima kelompok dan secara simultan melaksanakan geladi di Kohanudnas, Kodam Jaya, Kodam III/SLW, Koarmabar dan Koopsau I.

Baca juga:  Dankodiklatau Resmi Tutup Pendidikan Sekkau A-109

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel