Berita

Gelaran Nikah Bareng di Monumen Ngoto

Dibaca: 18 Oleh 24 Okt 2011Tidak ada komentar
BAe Hawk 209
#TNIAU 

Replika pesawat VT-CLA menjadi saksi kebahagiaan Dawami (55th). Pasalnya Dawami beserta Warsilah (34th), Minggu (23/10) melangsungkan Akad Nikah di acara Nikah Bareng Perjuangan yang digelar Fortais (Forum Ta’aruf Indonesia) Kabupaten Bantul di pelataran Monumen Perjuangan TNI Angkatan Udara, Ngoto Yogyakarta. Rasa bahagia juga dirasakan oleh pasangan dari Banyumas Jawa Tengah, Panca Kusnianto (22th) dan Pratiwi (17th).

Selain menikahkan 2 pasang pengantin, dalam acara Nikah Bareng Perjuangan ini juga digelar tasyakuran untuk 6 pasang pengantin. Ketua Fortais Ryan Budi Nuryanto, SE menjelaskan, nikah bareng yang digelar di Monumen Ngoto merupakan kerjasama antara KUA Sewon Kabupaten Bantul, Universitas Negeri Yogyakarta serta Majelis Mujahadah Al Furqon Bantul.

“Sejak berdiri 1 tahun yang lalu, Fortais telah menikahkan 300 pasang pengantin. Untuk pasangan pengantin Dawami-Warsilah dan Panca-Pratiwi atau pasangan yang bernomor urut 299 dan 300 itu, panitia memberikan mahar, paket rias, paket perawatan dan kejutan berupa voucer bulan madu di Ros-In Hotel,” ujar Ryan.

Sebelum rangkaian acara Nikah Bareng Perjuangan dimulai, digelar kegiatan bhakti sosial berupa Potong Rambut Gratis di areal Parkir Atas Monumen Ngoto. Potong Rambut Gratis diawaki oleh mahasiswi semester III dari Program Pendidikan Tata Rias UNY. Sementara untuk merias para temanten, ditangani oleh mahasiswi semester V. Selama 2 jam pelaksanaan Potong Rambut Gratis, para mahasiswa memotong rambut tak kurang dari 200 orang, baik yang berasal Ngoto maupun dari desa sekitarnya.

Baca juga:  LANUD MEDAN LAKSANAKAN LATIHAN CROSS COUNTRY

Prosesi Akad Nikah didahului dengan tabur bunga di Makam Abdulrachman Saleh dan Adisutjipto. Acara tabur bunga dipimpin Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Bantul Drs. H. Abdul Madjid M.A. Rangkaian acarapun dilanjutkan dengan kirab temanten dan calon temanten menuju kepelaminan.

Akad Nikah dipimpin oleh Kepala KUA Sewon, H. Ahmad Fauzi, S.Ag. Sebelumnya Qori Imbang Subagyo melantunkan Kalam Ilahi. Qori yang tuna netra ini melantunkan Qur’an Surat Ar-rum ayat 21 dari Kitab Suci Al-Qur’an berhuruf braille.

Sebagai bentuk apresiasi atas acara Nikah Bareng Perjuangan dan untuk memeriahkan acara tasyakuran, Komandan Lanud Adisutjipto Marsekal Pertama TNI Abdul Muis memberikan hiburan kepada para mempelai, tamu undangan dan masyarakat yang hadir, berupa Tari Barongsai dari Skatek 043 Lanud Adisutjipto.

Kepala Museum TNI AU Dirgantara Mandala, Letkol Sus Drs. Sudarno saat menghadiri acara Nikah Bareng Perjuangan mengatakan, digelarnya acara Nikah Bareng Perjuangan di pelataran Monumen Perjuangan TNI Angkatan Udara, Ngoto Yogyakarta merupakan salah satu wujud kemanunggalan TNI AU dengan masyarakat.

Baca juga:  POMAU Harus Mampu Bekerja Melebihi Panggilan Tugasnya

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel