Berita

Gencarkan Revolusi Hijau Kalimantan Selatan, Komandan Lanud Sjamsudin Noor Ikuti Penanaman Serentak 10 Ribu Bibit Pohon Ulin

Dibaca: 2 Oleh 15 Feb 2021Tidak ada komentar
Gencarkan Revolusi Hijau Kalimantan Selatan, Komandan Lanud Sjamsudin Noor Ikuti Penanaman Serentak 10 Ribu Bibit Pohon Ulin
#TNIAU 

TNI AU. Komandan Lanud Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb M. Taufiq Arasj, S.Sos., turut serta memulai penanaman serentak bibit  pohon ulin. Penanaman bibit pohon ulin tersebut merupakan implementasi dari Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan No. 7 tahun 2018 tentang Gerakan Revolusi Hijau. Dengan suasana santai,  semangat dan tetap mematuhi protokol kesehatan, kegiatan tersebut dilaksanakan di area sekitar Gedung Idham Chalid perkantoran Setda Provinsi Kalimantan Selatan. Jumat, (12/2/2021).

Sejalan dengan program pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yaitu Gerakan Revolusi Hijau yang dicanangkan oleh H. Sahbirin Noor Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan, maka dilaksanakan penanaman serentak 10.000 bibit pohon ulin, yang bertujuan untuk meningkatkan lingkungan hidup serta menjaga dan melestarikan pohon ulin agar tidak punah di telan zaman. Penanaman pohon ulin atau kayu besi ini dilakukan bersama para pimpinan perangkat daerah Kalsel. Ada sekitar 400 batang pohon ulin yang ditanam di area sekitar gedung Idham Chalid tersebut. Program ini menitikberatkan pada kesadaran dan kepedulian warga untuk menjaga dan mencintai lingkungan hidup melalui kegiatan menanam pohon, terlebih terhadap tanaman endemik kayu ulin. Revolusi hijau Kalsel adalah menanam untuk anak-cucu kita.

Seluruh kabupaten/kota sangat mendukung pelaksanaan program revolusi hijau yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Ada 10 ribu pohon ulin yang ditanam serentak di sejumlah titik di Kalsel hari ini. Sejumlah lokasi yang menjadi titik penanaman pohon ulin antara lain, kawasan Mandapai, hutan kota, situs Candi Agung Amuntai, lahan masyarakat Halong (Balangan) dan hutan kota Belimbing Raya, Tanjung.

Dikatakan Gubernur Kalsel, menanam pohon ulin bukan hanya untuk penghijauan, tetapi juga melestarikan tanaman endemik asli Kalsel yang sekarang hampir punah. Pohon ulin sangat baik untuk penghijauan jangka panjang karena menahan air dan tanah. Pohon ulin juga memiliki daya cegah untuk menahan erosi maupun tanah longsor, mengurangi pemanasan global serta menjaga iklim untuk tetap stabil, beliau pun bersyukur, dukungan dari seluruh elemen masyarakat terus mengalir untuk Kalsel sebagai paru-paru dunia dan berharap penanaman pohon ulin bermanfaat bagi generasi mendatang.

Sementara itu, Komandan Lanud Sjamsudin Noor juga turut mengungkapkan bahwa, penanaman 10 ribu bibit ini merupakan wujud kepedulian kita bersama akan kelestarian pohon ulin sebagai pohon khas Kalimatan, dimana pohon ulin adalah tanaman khas Kalimantan yang sering di manfaatkan sebagai bahan bangunan atau konstruksi karena ketahanannya yang pada sampai saat sekarang ini sudah banyak dimanfaatkan oleh masyarakat. Maka dari itu melalui program revolusi hijau ini diharapkan kita semua dapat menjaga kelestarian pohon ulin, dan ini merupakan gerakan serentak yang dilakukan oleh provinsi Kalsel yang harus secara bersama didukung karena pohon ulin adalah pohon endemik yang sangat jarang atau bisa dikatakan hampir punah sehingga program ini digerakkan untuk bisa melaksanakan penanaman secara serentak.

Seusai kegiatan, dilakukan ramah tamah gubernur dan wagub Kalsel bersama unsur SKPD Pemprov Kalsel. Dan kebetulan saat itu pula bertepatan dengan masa Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor dan Wakil Gubernur Kalsel H. Rudy Resnawan mengakhiri masa tugasnya. Gubernur Kalsel mengucapkan terima kasih atas dukungan jajaran SKPD, unsur Forkopimda, DPRD Kalsel, dan elemen masyarakat atas tugasnya selama lima tahun bersama Wagub Kalsel, yang telah mempercayakan dirinya untuk memimpin provinsi Kalimantan Selatan.

Baca juga:  Kedatangan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Dalam Rangka Rapat koordinasi Kesiapan Pilkada Serentak Tahun 2020 dan Pengarahan Kepada Gugus Tugas Covid-19 Disambut Jajaran Forkompimda di Kalimantan Selatan

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel