Berita

Gendang Beleq di Lanud Rembiga

Dibaca: 27 Oleh 21 Sep 2011Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

Dalam rangka mendukung program pemerintah Visit Lombok 2012, serta untuk melestarikan kesenian budaya daerah khususnya Nusa Tenggara Barat, karena budaya daerah merupakan akar dari budaya nasional. Personel Lanud Rembiga baik Perwira, Bintara, Tamtama maupun PNS berlatih dan belajar kesenian khas suku sasak yaitu alat musik tradisional Gendang Beleq, Selasa (20/9).

Gendang Beleq adalah salah satu alat musik tradisional suku sasak di lombok. Gendang beleq sendiri artinya Gendang Besar karena ukurannya memang besar melebihi ukuran normalnya. Gendang Beleq diciptakan untuk mengiri dan menghibur para prajurit menuju medan perang dan menyabut kedatangan dari medan perang akan tetapi dengan perkembangan zaman gendang beleq digunakan untuk menyambut kedatangan tamu.

Gendang Beleq sendiri pada dasarnya merupakan alat musik akan tetapi lebih dari itu penyajian gendang beleq merupakan seni tari yang memiliki keunikan dan kekhasan tertentu sebagai sebuah tarian.

Gendang Beleq terdiri dari 2 orang penabuh gendang, 4 atau 6 orang penari oceh/oncer ( disebut demikian karena para penari sambil menari memegang alat musik copeh yang sewaktu-waktu di mainkan mengikuti irama musik ) dan 1 orang penari petuk ( membawa alat musik petuk yang dimainkan mengikuti irama musik), Selain itu masih banyak juga alat musik yang digunakan dalam penyajian gendang beleq ini seperti suling, gong, terumpang, kenceng, oncer, pencek.

Baca juga:  20 Ton Bantuan Diterbangkan ke Yangon

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel