TNI AU - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara

Generasi Kepak Sayap The 60 Taloans Sambangi Lanud Supadio

By 26 Apr 2017 13:26Berita
2015-06-02_00002

Komunitas Motor Gede BMW yang beranggotakan generasi dari Kepak Sayap The 60 Taloans menyambangi Lanud Supadio. Kedatangannya disambut oleh Komandan Lanud Supadio Marsekal Pertama TNI Minggit Tribowo, S.IP didampingi Danwing Udara 7 Kolonel Pnb M. Yani Amirullah beserta para Kadis serta Dansat dijajaran Lanud Supadio di Hanggar Lanud Supadio, Selasa (25/4).

Rombongan berjumlah 35 orang menggunakan pesawat komersil dari Jakarta dan setibanya di Bandara Supadio mereka langsung menuju pelabuhan Dwikora Pontianak guna mengambil motor. Dan kemudian bergerak ke Pangkalan TNI AU Supadio.

Menurut Danlanud Supadio, kedatangan komunitas motor Gede BMW ini dalam rangka menyerahkan plakat dan buku Kepak Sayap The 60 Taloans. Buku ini berisikan kisah perjuangan para pendiri TNI Angkatan Udara.

“Komunitas motor Gede ini merupakan anak-anak muda generasi penerbang lulusan Taloa yang merupakan generasi penerbang pertama di TNI Angkatan Udara. Buku ini jadi kenang-kenangan yang dipersembahkan bagi para kadet Taloa atau ayah-ayah mereka,” kata Danlanud.

Alumni Taloa, adalah para penerbang generasi pertama TNI Angkatan Udara yang sekolah penerbang di Taloa, California Amerika Serikat pada tahun 1950. Para lulusan Taloa ini ada yang menjadi pucuk pimpinan di TNI AU diawal kemerdekaan. Diantaranya adalah Marsekal TNI Omar Dhani yang menjabat Menteri Panglima AU pada 1963, Kemudian Marsekal TNI Sri Mulyono Herlambang Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU) 1965 dan adapula Marsekal TNI Saleh Basarah, yang menjabat KASAU pada 1973.

“Yang tergabung dalam Komunitas Moge BMW ini merupakan generasi penerus. Mereka menulis buku Kepak Sayap The 60 Taloans sebagai penghargaan terhadap perjuangan pendiri penerbang TNI AU,” jelas Danlanud.

Ketua komunitas Moge BMW, Prima Saptiaji mengatakan kedatangan dirinya bersama rombongan dalam rangka touring jelajah Kalimantan, untuk mengkampanyekan buku Kepak Sayap The 60 Taloans. Tidak hanya di Lanud Supadio tetapi mereka akan ke Lanud-lanud yang ada di Kalimantan.

“Kita akan singgah di Singkawang kemudian melanjutkan perjalanan ke Lanud lainnya di Kalimantan. Momen terbitnya buku Kepak Sayap The 60 Taloans, diharapkan dapat menginspirasi para penerbang muda TNI AU,” jelasnya.

Taloa adalah singkatan dari Transocean Air Lines Oakland Airport dan menjadi nama sekolah penerbangan yaitu Taloa Academy of Aeronautics. Berlokasi di kota kecil Minterfield, Bakersfield, California Amerika Serikat. Di Akademi inilah 60 anak muda dari Indonesia berangkat sebagai kadet penerbang yang mengikuti pendidikan selama setahun.

Buku ini menjadi dokumen sebuah masa, bukan saja cerita para kadet belajar menjadi penerbang. Tetapi juga kisah petualangan besar mereka belajar menyesuaikan diri dengan budaya dan bahasa yang sangat berbeda, cuaca dingin dan makanan asing dengan segala suka dan dukanya.

POS TERKAIT
Filter by
Post Page
Berita Kotama Koopsau 1 Berita Utama PIA Ardhya Garini Kodiklatau
Sort by

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Generasi Kepak Sayap The 60 Taloans Sambangi Lanud Supadio