Berita

Gerakan Rehabilitasi 100.000 Penyalahgunaan Narkoba

Dibaca: 7 Oleh 10 Jun 2015Tidak ada komentar
IndonesianAF 1
#TNIAU 

Dari Badan Narkotika Nasional Propinsi NTT (BNNP), telah mendeklarasikan Gerakan Rehabilitasi 100.000 penyalahgunaan Narkoba di depan Rumah Jabatan Gubenur NTT. Hadir Komandan Lanud El Tari Kolonel Pnb Andi Wijaya,S.Sos, para Forkompinda NTT dan Avokasi BNNP NTT. Senin. (8/06).

Komandan Lanud El Tari Kolonel Pnb Andi Wijaya,S. Sos, para pejabat TNI/ Polri dan Forkompinda NTT telah mendeklarasikan Gerakan Rehabilitasi 100.000 penyalahgunaan Narkoba di Nusa Tenggara Timur (NTT). Tujuan dari rehabilitasi ini adalah untuk mengubah perilaku kearah positif dan hidup sehat, meningkatkan kemampuan kontrol emosi yang lebih baik, sehingga terhindar dari masalah hukum, hidup lebih baik produktif sehingga mampu melaksanakan fungsi sosialnya dan sedapat mungkin berhenti dari ketergantungan narkoba. Sedangkan rehahabilitasi sendiri adalah proses pemulihan pada ketergantungan penyalahgunaan narkoba (pecandu) secara komprehensif yang meliputi aspek biopsikososial dan spiritual sehingga memerlukan waktu lama. Adapun sasaran layanan rehabilitassi ini adalah para pecandu akibat penyalahgunaan narkoba, korban penyalahgunaan narkoba dan orang terdekat/ keluarga.

Gubenur NTT Drs. Frans Lebu raya dalam pidatonya menyampaikan bawa narkoba merupakan kejahatan yang bersifat lintas negara. Artinya narkoba dapat menimbulkan kerugian yang sangat besar terhadap seseorang, terutama dapat mempengaruhi kesehatan sosial ekonomi dan keamanan, sehingga generasi bangsa masa depan harus diselamatkan dengan cara merehabilitasi para penyalahgunaan narkoba sehinnga hal ini akan mengurangi ketergantungan terhadap barang yang merusak mental generasi bangsa.

Baca juga:  Wara Dan Pns Lanud Soewondo Latihan Kasti Bersama

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel