Berita

GERBANG PENJAGA LANGIT DAN MONUMEN RADAR KOSEKHANUDNAS I HARI INI DIRESMIKAN

Dibaca: 57 Oleh 19 Jul 2016Tidak ada komentar
2015 06 02 00002
#TNIAU 

Pangkosekhanudnas I Jakarta Marsma TNI Ir, Novyan Samyoga, MM hari ini meresmikan “Gerbang Penjaga Langit dan Monumen Radar” di lapangan apel Makosekhanudnas I, Selasa (19/7). Pada dekade 60-an Radar Decca Plessey HF-200 HF-200 buatan Inggris yang diproduksi pada tahun 1963 silam, merupakan unsur utama pengembangan kekuatan udara. Dalam periode instalasi yang dilaksanakan oleh teknisi dari Inggris dan dibantu taknisi AURI berjalan lancar. Namun dengan peristiwa konflik dengan Malaysia kegiatan ini terhambat, para teknisi Inggris ditarik pulang ke negaranya dan sebagian suku cadang di batalkan pengirimanya. Akibat keputusan sepihak oleh Inggris, sangat menyulitkan bagi Angkatan Udara saat itu, dimana Inggris menjadi sponsor utama Malaysia. AURI harus kembali bekerja keras melalui “Operasi Kresna” untuk mengidupkan Radar ini, berkat kerja sama dengan teknisi jepang, Radar Decca Plessey dapat kembali beroperasi.

Pangkosekhanudnas I menjelaskan, pembangunan gerbang penjaga langit dan monumen Radar Decca Plessey HF-200 di tujukan untuk meningkatkan semangat Patriotisme, semangat kebangsaan dan semangat cinta tanah air. Selain itu mudah-mudahan monumen ini akan selalu mengingatkan kita semua akan kebesaran perjuangan dan cita-cita besar bangsa Indonesia di masa lampau tuturnya. Dikatakan lebih lanjut, Radar sebagai unsur utama, pesawat tempur, peluru kendali, merupakan alutsista yang memiliki andil besar dalam keberhasilan operasi Trikora untuk mengembalikan Irian Barat ke Pangkuan Ibu Pertiwi. Seperti kita ketahui bersama pada dekade tahun 60-an Angkatan Udara memasuki masa jayanya dan bahkan paling hebat dan disegani di kawasan Asia Tenggara. Bebera alutsista dari blok barat dan timur didatangkan secara besar-besaran. Memang dari dulu TNI AU itu sudah memiliki kekuatan yang besar dan Radar Decca Plessey ini termusuk alutsista yang didatangkan dari Inggris. Diharapkan dengan berdirinya gerbang utama dan monumen Radar ini dapat meningkatkan semangat kerja dalam rangka melaksanakan tugas pokok Kosekhanudnas I pungkasnya.

Baca juga:  Tk Angkasa Lanud Rsn Kunjungi Klinik Kesehatan Gigi

Radar Decca Plessey HF-200 buatan Inggris pada tahun 1963 silam memiliki wilayah cakupan (Area caverage) sekita 120 hingga 210 NM dengan target 15 meter dan sasaran probility catch dengan ketinggian mencapai 40.000 kaki. Radar ini merupakan tulang punggung kekuatan Satrad (Satua Radar) 211 Tanjung Kait Tanggerang. Selain itu Radar ini juga merupakan bagisn dari pembelian beberapa alutsista baru untuk menjaga kedaulatan wilayah udara Republik Indonesia. Acara peresmian diawali dengan upacara yang dihadiri oleh sejumlah pejabat setingkat asisten, Perwira, Bintara, Tamtama dan Pns. Sebagai acara inti yakni dilakukan penanda tangan prasasti dan penggutingan pita oleh Pangkosekhanudnas I. Kegiatan berlangsung lancar tak mau melewatkan kesempatan yang ada para anggota Kosekhanudnas I mengabadikan foto bersama dan sambil selfie ria menghangatkan susana di pagi itu.

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel