Berita

Gowes Bareng Kamuspusdirla

Gowes Bareng Kamuspusdirla
#TNIAU 

TNI AU. Disela kesibukan rutinitas kedinasan yang sangat padat, Kepala Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala (Kamuspusdirla) Kolonel Sus Drs. Dede Nasrudin dengan penuh semangat mengayuh sepeda bersama seluruh anggota, berangkat dari Muspusdirla menuju Monumen Perjuangan TNI AU, Selasa (3/12/2019).

Gowes kali ini menempuh jarak 22 Kilometer dengan rute jalan Wonosari, Potorono, Imogiri Timur menuju Monumen Perjuangan TNI AU (Ngoto) hingga finish kembali ke Muspusdirla. Sebelum berangkat bersepeda, tim gowes Muspusdirla seusai melaksanakan apel pagi berkumpul di halaman Muspusdirla melaksanakan pemanasan terlebih dahulu agar otot-otot menjadi lentur sehingga mencegah kram.

Kepala Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala Kolonel Sus Drs. Dede Nasrudin dalam sambutannya menyampaikan bahwa “gowes kali ini dalam rangka melepas kepenatan karena kesibukan kegiatan kita sehari-hari, oleh karenanya mari kegiatan ini kita laksanakan dengan semangat dan penuh kegembiraan, karena dengan semangat kita akan mampu menghadapi tugas kedepan yang semakin komplek, salah satunya kita akan menerima kedatangan koleksi pesawat terbang N 250 buatan IPTN Bandung yang merupakan hasil karya anak bangsa Indonesia yaitu BJ Habibie yang akan menjadi bagian dari koleksi terbaru kita nantinya, kita ketahui bersama bahwa koleksi pesawat terbang merupakan ikon bagi muspusdirla, oleh karenanya perlu kita jaga kelestariannya yang tentunya memerlukan personel yang mampu melaksanakan tugas-tugas tersebut sesuai bidangnya,” paparnya.

Sebelum kembali ke Muspusdirla, Tim Gowes beristirahat sejenak untuk melepas lelah  di Monumen Perjuangan TNI AU (Ngoto) sambil  mengenang jasa para sesepuh TNI AU yang gugur dalam rangka menegakkan kedaulatan NKRI dan menikmati panorama keindahan alam sekitar yang masih terlihat lekat dengan alam pedesaan namun asri hingga mampu menggugah nurani kita akan kebesaran sang pencipta alam semesta.

Sejenak mengenang Monumen Perjuangan TNI AU yang berlokasi di Ngoto, Bantul Yogyakarta bahwasanya monumen ini didirikan dalam rangka mengenang jasa para sesepuh TNI AU  pada saat peristiwa jatuhnya Pesawat Dakota VT-CLA karena di tembak pesawat Belanda Kitty hawk pada tanggal 29 Juli 1947 yang mengakibatkan gugurnya perintis dan pejuang TNI AU diantaranya Marsekal Muda Anumerta Agustinus Adisutjipto, Marsekal Muda Abdulrahman Saleh, Opsir Muda Udara Adisumarmo Wiryokusumo, agar para generasi muda sebagai penerus dapat mencontoh suri tauladannya.

Bersepeda merupakan salah satu bentuk olah raga yang paling efektif dan murah untuk mencapai kesehatan, dengan bersepeda dapat mengurangi resiko serangan jantung, tekanan darah tinggi, serta diabetes, untuk itulah kenapa bersepeda merupakan salah satu sarana untuk hidup sehat. Manfaat lain dari bersepeda juga dapat membakar kalori, membentuk otot, mendorong energi, bagus untuk persendian, dan bersepeda juga dapat memperpanjang usia karena dapat menciptakan kesenangan dan kegembiraan.

 

Selain itu, kegiatan gowes juga merupakan salah satu bentuk refreshing agar tetap solid dan semangat dalam menghadapi tugas-tugas kedepan yang semakin komplek serta untuk menjalin keakraban dan kekompakan seluruh personel Muspusdirla.

Gowes Bareng Kamuspusdirla

 

 

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel