Berita

Gubernur AAU: BUDAYAKAN MALU BILA TIDAK BISA BAHASA INGGRIS

Dibaca: 8 Oleh 20 Mei 2010Tidak ada komentar
TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Budayakan rasa malu bila kalian tidak bisa bahasa inggris. Tidak sekedar berbahasa Inggris secara pasif, tapi juga aktif, baik lisan maupun tulisan. Hal itu demi masa depan TNI AU dan juga menentukan karier selaku Perwira yang disiapkan menjadi Pimpinan TNI AU. Demikian dikatakan Gubernur Akademi Angkatan Udara (AAU) Marsekal Muda TNI B.S. Silaen S.IP dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Gubernur AAU Marsekal Pertama TNI Edy Sunarwondo saat membuka Pendidikan Kursus Intensif Bahasa Inggris (KIBI) angkatan ke 18 di Gedung Sabang Merauke Kampus AAU, Yogyakarta. Senin (11/1).

 

Kursus yang akan berlangsung selama 3 bulan ini diikuti 123 Perwira Siswa yang baru dilantik, 23 Desember lalu oleh Presiden RI. Hal ini dilakukan karena Bahasa Inggris banyak digunakan sebagai pengantar literatur keilmuan termasuk Iptek Kedirgantaraan. Begitu juga melalui dunia maya atau internet, situs internet menyediakan banyak informasi berkaitan dengan perkembangan Iptek kedirgantaraan demikian juga buku-buku yang dimiliki bukan sekedar koleksi tapi dipahami tentu saja dengan menguasai bahasanya terlebih dahulu.

Baca juga:  Tim PPDB SMA Pradita Dirgantara Lanud Sri Mulyono Herlambang Sosialisasi Ke SMP Se-Palembang

 

Selanjutnya Gubernur menginformasikan urgensi penguasaan bahasa inggris telah menjadi perhatian Pimpinan TNI AU salah satu implementasinya dengan memperbaharui peralatan lab-nya dengan peralatan baru. yang penggunaannya diawali oleh pasis kibi saat ini. Untuk itu Gubernur meminta para Pasis dapat ikut merawat peralatan lab bahasa tersebut. serta memperhatikan dengan cermat materi yang diberikan oleh dosen dan manfaatkan waktu secara optimal untuk menggali pengetahuan dan mengasah kemampuan karena dalam penugasan selaku perwira tidak tertutup kemungkinan kalian terlibat komunikasi dengan perwira mancanegara. Penugasan keluar negeri masih terbuka. seperti Pendidikan, Seminar, Latihan Militer, menjadi Atase Pertahanan, Misi Perdamainan Internasional, Misi kemanusiaan, Penangulangan bencana dan lain sebagainya.

 

Upacara Pembukaan yang diawali dengan penyematan tanda Siswa kepada salah satu perwakilan siswa oleh Wakil Gubernur AAU ini, dihadiri Para Direktur, Para Kepala Departemen di lingkungan AAU, Komandan Wingkarbol, Koordinator Dosen, Tenaga Pendidik gol IV, dan Para Pengasuh.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel