Berita

Gubernur AAU : Para Pendidik Mengemban Tugas Yang Terhormat”

Dibaca: 2 Oleh 24 Mar 2015Tidak ada komentar
2015 06 02 00002
#TNIAU 

Akademi Angkatan Udara (AAU) bekerja sama dengan Universitas Negeri Yogyakarta menggelar pelatihan Pendidikan Ketrampilan Dasar Teknik Instruksional atau PEKERTI yang secara resmi dibuka di UNY oleh Ketua Lembaga Pengembangan dan Penjamin Mutu Pendidikan (LPPMP) UNY Prof. Dr. Wawan S. Suherman, M.Ed., Selasa (24/3).

“Para pendidik mengemban tugas yang sangat terhormat, karena para pendidik memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai leading sector atau ujung tombak pelaksanaan transformasi Ilmu pengetahuan dan teknologi dan berbagai sistem nilai kepada para siswa didiknya”, demikian disampaikan Gubernur AAU Marsda TNI Sugihardjo, S.E., M.M dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Kordostur AAU Kolonel Pnb Sudadi, S.Sos.

Lebih lanjut Gubernur mengharapkan dengan dilaksanakannya pelatihan Pekerti yang dibuka pada hari ini, kedepannya seluruh dosen yang berada baik di AAU ataupun satuan lain dapat menjadi pionir bagi pendidik-pendidik yang ada di jajaran TNI AU.

“Kiranya peserta pekerti ini kelak dapat menyerap semua ilmu-ilmu yang baru yang sedang berkembang sehingga dapat diterapkan di dalam proses desain pembelajaran silabus satuan acara perkuliahan yang sesuai dengan perkembangan Iptek”, pesan Gubernur.

Baca juga:  Panglima Kosekhanudnas III Selaku Irup Pawai Pembangunan Rangkaian HUT ke-74 Kemerdekaan RI

Sebelum mengakhiri sambutannya Gubernur AAU juga berterimakasih kepada pihak UNY atas kerja samanya sehingga pelatihan Pekerti Angkatan ke-X dapat terlaksana dan berjalan dengan lancar.

Dalam kesempatan yang sama Ka LPPMP UNY Prof. Dr. Wawan S. Suherman, M.Ed., mengatakan bahwa berkembangnya zaman serta kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi telah membawa pengaruh yang signifikan terhadap perkembangan dunia pendidikan.

“Oleh karena itu saya berharap agar seluruh peserta pelatihan Pekerti ini dapat selalu mengikuti dinamika yang terjadi sehingga mampu menjadi pendidik yang profesional”, tambahnya.

Pelatihan ini sendiri direncanakan akan berlangsung selama kurang lebih satu bulan dan diikuti sebanyak 25 peserta yang merupakan dosen dan instruktur, baik yang bertugas di AAU ataupun di jajaran TNI AU. Selama pelatihan para peserta akan memperoleh materi yang berkaitan dengan teknik pengajaran, baik teori maupun praktek, kemudian tugas mandiri, tugas kelompok dan simulasi mengajar.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel