Berita

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X Beri Pembekalan Kepada Capaja AAU 2021

Dibaca: 11 Oleh 29 Jun 2021Juni 30th, 2021Tidak ada komentar
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X Beri Pembekalan Kepada Capaja AAU 2021
#TNIAU 

 

 

 

TNI AU. Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X hadir secara khusus untuk memberikan pembekalan kepada 91 Calon Perwira Remaja (Capaja) Akademi Angkatan Udara (AAU) 2021 di gedung Sabang Merauke Ksatrian AAU, Yogyakarta, Selasa (29/6/2021).

Dalam sambutannya Gubernur AAU Marsda TNI Nanang Santoso, mengungkapkan bahwa AAU sengaja mengundang berbagai tokoh untuk memberikan pengayaan kepada para calon perwira remaja AAU menjelang mereka dilantik dan diambil sumpah oleh Presiden RI Ir.H.Joko Widodo pada upacara Prasetya Perwira di Istana negara dan di Ksatrian AAU pada 13 Juli 2021 mendatang. Kehadiran langsung Ngarso Dalem di Ksatrian AAU merupakan sebuah kehormatan sekaligus keistimewaan karena melengkapi literasi kepemimpinan dalam menyiapkan perwira remaja yang memiliki Karakter dan Kompetensi global, perwira yang melekat dalam dirinya Trisakti Viratama. Para perwira yang memiliki kepribadian unggul, kecerdasan hati dan pikiran, serta stamina fisik yang prima.

Selaras dengan sambutan dan harapan Gubernur AAU, Ngarso Dalem Sri Sultan Hamengku Buwono X di hadapan para Capaja AAU menyampaikan materi pembekalan tentang memimpin dengan aksi. Manifestasi awal dari aksi ini melalui followership, dimana sebagai perwira remaja harus memiliki kesediaan bekerjasama dan kemampuan mengendalikan ego. Menekan ego dengan memberikan peluang kepada pemimpin supaya bisa menjalankan kepemimpinannya. Kemudian, Ngarso Dalem menambahkan untuk menjadi pemimpin, seseorang harus mengawalinya dengan kesiapan untuk mau dipimpin. Wujud dari kesiapan ini terlihat dari bagaimana memimpin diri sendiri yang mencakup pengenalan diri dan menajemen diri.

Baca juga:  Setjen Wantanas RI Kunjungi Lanud SIM

Sejurus dengan itu, Ngarso Dalem menggarisbawahi aksi selanjutnya adalah melayani. Menurutnya, modal yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin tidak hanya intelektualitas semata, namun harus didukung kecerdasan emosional, komitmen pribadi, dan integritas untuk mengatasi tantangan. Sehingga, dalam diri setiap perwira remaja AAU harus mampu mewujudkan komitmen dasar yaitu hati yang melayani, kepala dan pikiran yang melayani, dan tangan yang melayani.

Sri Sultan Hamengku Buwono X juga menekankan betapa pentingnya keteladanan yang merupakan esensi dari kepemimpinan dengan aksi. Dalam tradisi militer dikenal filosofi kepemimpinan yang diringkas-padat dalam formula follow me!. Namun, Ngarso Dalem menjelaskan bahwa formula tersebut harus bersandar pada konteks yang relevan supaya aplikasinya tepat. Filosofi ini menuntut sang komandan berperilaku, bersikap, dan bertindak benar di mata anak buah. Keteladanan merupakan kriteria pokok seorang pemimpin agar dapat menjadi pemimpin-peneladan yang memiliki integritas dan komitmen yang kuat untuk memimpin secara benar, jujur dan arif,” demikian tegasnya.

Di akhir materi pembekalan, Sri Sultan Hamengku Buwono X berpesan kepada para perwira remaja AAU untuk senantiasa mengimplementasikan harmoni antara keteladanan dan kemauan. Dua hal ini tidak boleh ditinggalkan karena melandasi kepemimpinan dengan aksi. Demikian pungkasnya. (penaau/2021).

Baca juga:  Long March Lanud Tanjungpandan

 

 

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel