Berita

Guru Militer Harus Mampu Lahirkan Paradigma Baru

Dibaca: 21 Oleh 02 Okt 2014Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Peran guru militer adalah sebagai pendidik akademik yang harus mampu melahirkan paradigma baru. Hal tersebut dapat terwujud bila hubungan kesetaraan yang sama-sama belajar, antara para tenaga didik dan peserta didik dapat menampilkan karakteristik pendidik yang mampu memotivasi dan menginspirasi peserta didiknya untuk menularkan sikap, kepribadian, dan berperilaku sebagaimana mestinya sebagai tenaga pendidik.

Demikian sambutan Komandan Lanud Sulaiman Kolonel Pnb Djamaluddin, M.Si(Han.), saat bertindak selaku inspektur upacara pada penutupan pendidikan Kursus Guru Militer Bintara (Susgumil) Angkatan ke-22 yang dilaksanakan di lapangan apel staf II Lanud Sulaiman, Margahayu, Kab. Bandung, Kamis (2/10), serta diikuti oleh seluruh personel Lanud Sulaiman baik perwira, bintara, tamtama maupun pegawai negeri sipil dan dihadiri para komandan satuan jajaran Sulaiman.

“Diharapkan para lulusan yang selama empat bulan telah banyak memperoleh hal-hal baru agar memahami bahwa pengetahuan yang terbina dengan baik, akan melahirkan berbagai kreativitas yang dapat mendukung dalam pelaksanaan tugas di satuan masing-masing,” kata Danlanud, yang juga menekankan agar para lulusan mampu pula mentransformasikan nilai-nilai kebaikan secara berkelanjutan sebagai bagian dari proses pengembangan mental dan kepribadian prajurit yang Sapta Marga.

Baca juga:  Warga Makoopsau I Laksanakan Kurve Massal

Serka Raja Mukhsin (Wing I Paskhas) ditetapkan sebagai siswa lulusan terbaik dari 30 Bintara siswa yang dilaksanakan selama empat bulan di Skadron Pendidikan (Skadik) 201 Lanud Sulaiman.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel