Berita

Guru Militer Perekayasa Peserta Didik

Dibaca: 14 Oleh 13 Feb 2012Tidak ada komentar
2015 06 02 00002
#TNIAU 

Guru militer memiliki peran yang sangat strategis dalam merekayasa peserta didik, agar tumbuh menjadi manusia yang berkarakter. Karenanya, dalam menjalankan perannya sebagai tenaga guru militer, harus memiliki karakter yang kuat dalam segi fisik, rohani, dan intelektual sehingga dapat memerankan fungsinya sebagai model komponen pendidikan yang berkarakter.

Demikian salah satu pernyataan Komandan Lanud Sulaiman Kolonel Pnb Elianto Susetio, S.I.P pada sambutannya yang bertindak selaku Inspektur Upacara pada acara pembukaan pendidikan Suspagumil (Kursus Perwira Guru Militer) Angkatan ke-41 yang dilaksanakan di lapangan ucapara staf II Lanud Sulaiman Bandung, Senin (13/2). Pendidikan Suspagumil yang dilaksanakan di Skadik 201 lanud Sulaiman selama empat bulan tersebut diikuti sekitar 30 orang perwira siswa.

Dijelaskan bahwa ketiga karakter tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi bagi kompetensi prajurit TNI AU di masa mendatang. Selain itu, diharapkan para guru militer perwira kelak akan mampu mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas, prajurit Angkatan Udara yang memiliki karakter disiplin yang terpilin dengan kejujuran, diiringi dengan motivasi dan semangat juang yang tinggi pantang menyerah.

Baca juga:  DANLANUD SMO PIMPIN APEL PENERIMAAN SISWA SEKBANG A-86

Lebih lanjut Danlanud pun menyatakan bahwa para siswa suspagumil diprogramkan untuk dijadikan tenaga pendidik atau instruktur dalam berbagai bidang penugasan, tidak saja di lembaga pendidikan namun di satuan-satuan operasional. ”Oleh karena itu, kepada para siswa saya harapkan agar tambahan ilmu pengetahuan yang kelak didapat selama mengikuti pendidikan ini hendaknya terus dikembangkan dan disempurnakan, agar saudara-saudara memiliki bekal yang lebih kuat lagi, yang bisa mendasari kemampuan saudara sebagai tenaga pengajar,” kata Danlanud.

Karenanya untuk menyikapi hal tersebut, maka lembaga pendidikan pun terus mengupayakan seoptimal untuk berorientasi meningkatkan mutu hasil didik. “Itulah sebabnya diperlukan adanya kemauan yang positif, bukan saja dari para siswa tetapi juga dari para tenaga didik, agar senantiasa berupaya meningkatkan kemampuan pribadinya masing-masing, sehingga memiliki nilai tambah, bukan saja dalam bidang profesinya melainkan pula meliputi pengetahuan dan ketrampilan di bidang lainnya,” tegas Danlanud

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel