Berita

HARI INI SERTIJAB PANGKOOPSAU II

By 14 May 2010 No Comments
Mustangsatriamandala
#TNIAU #TNI-AU

Jabatan Panglima Komando Operasi TNI AU (Pangkoopsau) II yang bermarkas di Makassar, hari ini Selasa (23/10) diserahterimakan dari Marsekal Muda TNI IB. Sanubari kepada penggantinya Marsekal Pertama TNI Yushan Sayuti dalam upacara militer dengan Irup Kasau Marsekal TNI Herman Prayitno di Apron Galaktika Lanud Hasanuddin Makassar.

 

Pejabat lama Marsekal Muda TNI IB. Sanubari yang menjadi Pangkoopsau II sejak 23 Januari 2006 selanjutnya sebagai Asisten Logistik (Aslog) Kasau di Mabesau Jakarta, sedang Marsekal Pertama TNI Yushan Sayuti sebelumnya sebagai Komandan Lanud Abdulrachman Saleh di Malang.

 

Perjalanan karier Marsekal Muda TNI IB. Sanubari berawal sebagai penerbang pesawat tempur T-33 di Skadron Udara 11, Kosat Sergap Lanud Iswahjudi Madiun (1976), kemudian menjadi penerbang pesawat tempur F-86 Sabre Skadron Udara 14 Wing 300 Lanud Iswahjudi (1979). Setelah menjadi penerbang, kariernya berlanjut sebagai Instruktur Penerbang di Wingdik 1 Lanud Adisucipto Yogyakarta (1982).

 

Tahun 1985, penerbang yang memperistri Indah Indari Prameswati dan telah dikaruniai dua anak masing-masing Ida Ayu Devianila Tamara SE dan Ida Bagus Wisnu Yudhantara ini, kembali ke Lanud Iswahjudi sebagai Komandan Flight Operasi “C” Skadron Udara 15, Komandan Flight Operasi “B” Skadron Udara 15 (1986), Komandan Flight Operasi “A” Skadron Udara 15 (1988) serta Kasi Lambangja (1990).

 

Dari Sarang Elang Penempur di Lanud Iswahjudi, penerbang alumnus AAU tahun 1974 ini, meneruskan kariernya menjadi Komandan Skadik 102 Lanud Adi Sucipto (1990) dan jabatan sebagai Komandan Lanud Surabaya diraih tahun 1993, kemudian Kepala Dinas Personel Lanud Surabaya.

 

Setelah menjabat di pangkalan udara, penerima sebelas tanda kehormatan itu bertugas di lembaga pendidikan yaitu Patun Golongan IV Seskoau dan Kepala Departemen Penggunaan Kekuatan (Kadep Gunkuat) tahun 1977. Jabatan selanjutnya Paban IV/Dukopslat Staf Operasi Mabesau (1998) dan Asisten Operasi Kohanudnas (2000).

 

Pangkat bintang satu (marsekal pertama) diraih saat menjabat Pangkosekhanudnas (Panglima Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional) I tahun 2003. Karier berikutnya menjadi Kepala Staf Kohanudnas (2003) dan Pangkoopsau II (2006), saat sebagai Pangkoopsau II ini pangkatnya naik menjadi Marsekal Muda.

 

Pengalaman pendidikan penerbang yang lahir di Denpasar Bali tahun 1952 ini adalah Sekolah Penerbang (1976), Sekolah Instruktur Penerbang (1982), Sekkau (1983), Seskoau (1990), Sesko ABRI (1996) dan Lemhannas (2003). Sedang kursus meliputi kursus perwira intelijen udara (1981), Qualifield Weapon Instructor Course (1984), Student Check Pilot HS Hawk (1984), Test Pilot HS Hawk (1984), Tactical Weapon Course (1987), Susdanlanud (1993) serta Susgajarmis (1997).

 

Selama berkarier di militer, Marsekal Muda TNI IB. Sanubari telah mendapat sebelas tanda kehormatan sebagai bukti pengabdiannya pada negara melalui TNI Angkatan Udara. Tanda kehormatan tersebut yaitu Satya Lencana VIII tahun, Satya Lencana XVI tahun, Satya Lencana XXIV tahun, Bintang Swa Bhuana Paksa Nararya, Bintang Swa Bhuana Paksa Pratama, Bintang Yudha Dharma Nararya, Satya Lencana Seroja, Satya Lencana Dwidya Sistha, Satya Lencana Dwidya Sistha Ulangan I, Satya Lencana Dwidya Sistha Ulangan II serta Veteran Pembela Kemerdekaan RI.

 

Pangkoopsau II baru.


Marsekal Pertama TNI Yushan Sayuti, mengawali kariernya sebagai perwira penerbang Wing Operasi 001 Kopatdara (1980), perwira penerbang Skadron Udara 17 Wing Operasi 001, perwira penerbang Skadron Udara 17 Kopatdara (1982) serta setelah mengikuti Sekolah Instruktur Penerbang menjadi Instruktur Wingdik 1 Kodikau (1985).

 

Karier selanjutnya penerbang alumnus AAU tahun 1976 ini sebagai perwira penerbang Skadud 4 Lanud Abdulrachman Saleh Malang (1985). Di Skadud 4 home base-nya pesawat Cassa ini, beberapa jabatan pernah diraih yaitu Komandan Flight latihan (1988), Kadisops (1990) serta Komandan Skadud 4 (1992).

 

Setelah aktif di Skadron Udara 4 Lanud Abdulrachman Saleh, penerbang yang memperistri Elsyah Fatimah Baygas dan dikaruniai tiga anak masing-masing Putri Amalia, M. Aurio Putra dan M. Reza Satria Putra ini, bertugas di lembaga pendidikan Seskoau Lembang sebagai Patun Golongan V (1995), Patun Golongan IV (1996) dan Kapus Oyu (1997).

 

Seusai dari lembaga pendidikan, penerima delapan tanda kehormatan ini menjabat sebagai Komandan Lanud Sulaiman (1999), Kapuskodal (Kepala Pusat Komando Pengendalian) Mabesau (2001) serta Paban II Ops Staf Operasi Mabesau.

 

Pangkat marsekal pertama diraih tahun 2002 ketika menjabat Kadissurpotrudau (Kepala dinas Survey dan Pemotretan Udara TNI AU). Setelah itu karier selanjutnya sebagai Danpomau (Komandan Polisi Militer TNI AU) tahun 2003 dan kemudian Komandan Lanud Abdulrachman Saleh Malang (2005).

 

Pengalaman pendidikan penerbang yang lahir di Pariaman tahun 1952 ini adalah Sekolah Penerbang (1980), Sekolah Instruktur Penerbang (1984), Sekkau (1986), Seskoau (1992), Sesko ABRI (1998) serta Lemhanas/KSA (2006). Sedang kursus antara lain Sarcab Perwira Administrasi dan Penataran P-4.

 

Marsekal Pertama TNI Yushan Sayuti memiliki sembilan tanda kehormatan yaitu Bintang Swa Bhuwana Paksa Nararya, Satya Lencana Kesetiaan VIII tahun, Satya Lencana Kesetiaan XVI tahun, Satya Lencana Kesetiaan XXIV tahun, Satya Lencana GOM IX Raksaka Dharma (Papua), Satya Lencana GOM VII (Aceh), Satya Lencana GOM VIII Dharma Phala, Satya Lencana Dwidya Sistha serta Satya lencana Seroja.

 

Selamat jalan Marsekal Muda TNI IB. Sanubari dan selamat datang Marsekal Pertama TNI Yushan Sayuti. ***Penkoopsau II

Leave a Reply