Berita

Hawk MK-53 TT-5309 Koleksi Pesawat Ke-43 Muspusdirla

Dibaca: 66 Oleh 22 Agu 2015Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Komandan Lanud Iswahjudi Madiun Marsma TNI Fachry Adami menyerahkan pesawat Hawk MK-53 TT-5309 kepada Kadispenau Marsma TNI Ir. Dwi Badarmanto, ST, MT., sebagai koleksi pesawat ke-43 Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala (Muspusdirla) Lanud Adisutjipto Yogyakarta. Sabtu (22/8).

Danlanud Iswahjudi Marsma TNI Fachry Adami dalam sambutannya mengatakan, bahwa pesawat Hawk MK-53 memperkuat TNI AU sejak tahun 1980 hingga masa pengabdiannya di tahun 2014. Dengan pengabdian yang panjang dan telah memberika sumbangsih kepada TNI Angkatan Udara tersebut telah melahirkan penerbang-penerbang yang tangguh TNI Angkatan Udara pada waktu itu.

Saat ini pesawat Hawk MK-53 telah menyelesaikan pengabdiannya kepada TNI Angkatan Udara, tetapi bukan berarti pesawat ini tidak memiliki nilai manfaatnya lagi. Pengabdian secara langsung memang telah selesai, tetapi pengabdiannya kepada TNI Angkatan Udara akan terus berlangsung salah satunya adalah dengan beradanya pesawat Hawk MK-53 di Museum Pusat TNI Angkatan Udara.

“Mudah-mudahan dengan keberadaan pesawat disini dapat menambah kekayaan koleksi alutsista yang pernah dan memberikan sumbangsih kepada TNI Angkatan Udara, karena semua pesawat yang ada disini dapat memberikan gambaran bagi kita semua dan khususnya bagi masyarakat umum tentang perjalanan sejarah TNI Angkatan Udara yang telah diberikan dan ditorehkan dalam sejarah”.

Keberadaan pesawat Hawk MK-53 membuat semakin lengkap koleksi dari museum Pusat TNI Angkatan Udara, dengan harapan kedepan museum ini akan terus berkembang menjadi lebih maju lagi, kerana di Yogyakarta museum ini menjadi slah satu bagian dari icon pariwisata dan berharap bukan hanya sebagai icon pariwisata akan tetapi menjadi tempat pembelajaran bagi generasi muda mantinya, harap Danlanud.

Kadispenau mengatakan, setelah di istirahatkan dari pengabdiannya pesawat ini akan bercerita tentang pengabdiannya, pertama dari sisi sejarah, kedua dari sisi pendidikan akan dapat bermanfaat untuk generasi kedepan dan ketiga sebagai entertaimen bagi generasi muda sebagai pemberi semangat dan motivasi dan keinginan para generasi muda untuk menjadi anggota TNI AU khususnya menjadi penerbang tempur handal.

“Dengan pesawat Hawk MK-53 ini telah melahirkan para penerbang-penerbang handal, dengan harapan siapa saja yang hadir disini akan tertarik menjadi penerbang TNI AU”, harap kadispenau.

Pesawat Hawk MK-53 TT-5309 diterbangkan dari Iswahjudi ke Adisutjipto pada tanggal 12 Maret 2015 lalu oleh Komandan Skadron Udara 15 Letkol Pnb Marda Sarjono dan Lettu Pnb Kurniadi Sukmo Djatmiko sebagai akhir pengabdiannya setelah 35 tahun menjaga NKRI dan mejadi sejarah di Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala Yogyakarta.

Pesawat MK-53 selain digunakan untuk pendidikan latih lanjut bagi sekolah penerbang yang jurusan ke tempur, pesawat ini juga sebagai pesawat tempur taktis (TT) dan juga dapat digunakan untuk kegiatan-kegiatan operasi. Operasi yang pernah dilakukannya adalah operasi perbatasan di Kupang, operasi oscar di Manado Jayapura dan Biak, operasi pengamanan alur laut kepulauan Indonesia (ALKI) 2 dan 3.

Baca juga:  KASAU TERIMA COMMANDING GENERAL PAF

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel