TNI AU - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara

Heli SAR Puma Menjemput Kawan dari Lautan Morowali

Heli_SAR_PUMA_sedang_Hoist

Heli_SAR_PUMA_sedang_Hoist

TNI AU. Serangkaian kegiatan dalam latihan Survival Tempur telah dilalui oleh para Survivor. Dari mulai kegiatan Kompas Siang dan Malam, berbivak di hutan untuk melindungi diri dari pantauan musuh. Selanjutnya berjalan kaki sejauh puluhan kilometer dengan bekal seadanya untuk menembus lereng-lereng dan lembah dibalik hutan Morowali agar tidak terdeteksi musuh. Kemudian pada akhirnya mereka masuk ke lautan untuk menunggu kawan dititik aman, rangkaian kegiatan tersebut biasa dikenal dengan SERE (Survive : Bertahan hidup, Evasion : Pengelakan, Resistance : bertahan, Escape : Melarikan diri). Kini giliran Heli SAR Puma yang beraksi dalam misi penyelamatan para Penerbang (crew pesawat) yang disimulasikan mengalami Accident tertembak senjata musuh dan jatuh di hutan, Jum’at (16/03).

Dari runway Lanud HLO-Kendari, Pesawat Helikopter SAR Puma milik Skadron Udara 6 Lanud Atang Sendjaja-Bogor telah siap sedia menunggu Komando dari Panglima Koopsau II untuk membantu kawan-kawan yang sudah berdiam semalaman di lautan Morowali. “Hely SAR Puma ini akan menolong setelah survivor mendapatkan serangan udara dari pesawat tempur musuh dan setelah berhasil lolos mereka akan di jemput Hely dengan cara hoist dari atas laut.” Papar Asops Kas Koopsau II Kolonel Pnb Asril Samani selaku Dirlat Survival Tempur Tahun 2018.

Survival_2018

Leave a Reply

Verifikasi CAPTCHA *

Heli SAR Puma Menjemput Kawan dari Lautan Morowali