Berita

Helikopter S-58 T Twin Pac Lengkapi Museum Pusat TNI AU

Dibaca: 80 Oleh 21 Nov 2017Tidak ada komentar
Helikopter S-58 T Twin Pac Lengkapi Museum Pusat TNI AU
#TNIAU 

TNI AU. Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala Kembali mendapat koleksi baru pesawat jenis Helikopter S-58 T Twin Pac dari Mabesau, Pesawat tersebut tiba di Yogyakarta, Selasa (21/11).

Komandan Lanud Adisutjipto Marsekal Pertama TNI Ir. Novyan Samyoga, M.M menyampaikan bahwa Helikopter S-58T Twin Pac, merupakan  pesawat buatan Amerika pada tahun 1958. Melalui program DLG (Defense Liaison Group) Indonesia menerima hibah pesawat tersebut dan tahun 1975 sebagai kekuatan Skadron Udara 6 Lanud Atang Senjaya Bogor.

Lebih lanjut  Marsma TNI Ir. Novyan Samyoga, M.M menambahkan Pesawat jenis Helicopter Angkut serba guna buatan pabrik Sikorsky Aircraft Corpuration USA ini telah banyak berjasa  bagi Indonesia, diantaranya Operasi Penumpasan Gerombolan bersenjata di Irian Barat pada tahun 1980, Opreasi Penumpasan di Timor-timor, Operasi Penumpasan Gerakan Aceh Merdeka, Operasi SAR, Operasi Kemanusiaan dan sebagai pendukung olah raga Dirgantara.

Sementara  Kepala Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala Kolonel Sus Dede Nasrudin mengatakan setelah beberapa dekade mengudara di angkasa Nusantara. Pesawat S-587 TwinPac  telah purna tugas. Pesawat ini merupakan salah satu pesawat Helikopter Angkut yang telah bertugas sejak tahun 1975- 2010.    Pesawat tersebut kini menjadi koleksi kebanggaan di Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala  Lanud AdisutjiptoYogyakarta.   

Menurutnya, “selain pesawat Twi Pac, empat pesawat lainnya yaitu Cessna 401, Mi-1, Bell 204 Iroquois dan Bell 47 G Soloy akan diresmikan pada awal Desember 2017, oleh orang nomor satu di TNI AU yaitu KSAU. Dengan bertambahnya koleksi pesawatersebut, maka Muspusdirla hingga akhir tahun ini koleksinya mencapai 60 Pesawat. Semoga bertambahnya koleksi ini akanmenjadikan khasanah ilmu pengetahuan, wahana rekreasi dan sumber ilmu pengetahuan bagi generasi mendatang”, papar Kolonel Dede Nasruddin.

Baca juga:  Menkominfo: Maknai Lahirnya  Boedi Utomo Untuk Menghidupi Semangat Persatuan

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel