Berita

Hercules TNI AU Bekerja Keras Di Filipina

Dibaca: 9 Oleh 24 Nov 2013Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Sejak terjadinya bencana Topan Haiyan di Filipina, Indonesia melalui TNI Angkatan Udara telah mengirimkan pesawat-pesawat C-130 Hercules Skadron Udara 31 Halim dan Skadron Udara 32 Abd Saleh Malang untuk mengangkut bantuan kemanusiaan dari Lanud Halim Perdanakusuma menggunakan pesawat C-130 Herkules. Selanjutnya sebuah pesawat Hercules dengan nomer A-1323 diperbantukan di Filipina untuk mendistribusikan bantuan dari Cebu ke daerah bencana serta membawa pengungsi kedaerah yang aman.

Setelah pada dua hari sebelumnya bekerja keras mengirimkan bantuan ke kota Roxas dengan disertai rombongan wartawan tanah air dan internasional, maka pada hari ketiga, Selasa (19/11). Kontingen Indonesia akhirnya ditugaskan mengirimkan bantuan sebanyak dua sortie penerbangan ke kota Tacloban yang menjadi symbol kehancuran dalam bencana ini . Sebelum melaksanakan penerbangan ke Tacloban Kontingen Indonesia telah mengirimkan personel ke daerah tersebut guna mencari data mengenai landscape daerah korban bencana terburuk tersebut .

Crew A-1323 yang dipimpin PIC (Pilot in Command) Mayor Pnb Puguh mengawali keberangkatan pesawat sepagi mungkin menuju Tacloban. Hal tersebut didasari pertimbangan padatnya jalur penerbangan pesawat negara lain yang juga melaksanakan pengiriman bantuan ke kota yang hancur itu. Sortie pertama A-1323 Airborne dari Mactan Air Base Cebu berangkat lebih awal membawa muatan bahan makanan sebanyak 11.225 serta 23 pengungsi yang kembali dan 24 wartawan.

Baca juga:  Apel Perdana Komandan Baru Lanud Adisutjipto: Warga Lanud Adisutjipto harus tertib lalu lintas.

Penerbangan ke Tacloban hanya menempuh kurang lebih 25 menit. Crew pesawat terkejut melihat kondisi Tacloba. Tacloban mengalami kerusakan yang lebih parah bila dibandingkan dengan Roxas. Selain karena keterbatasan makanan, tempat penampungan yang digunakan oleh pengungsipun tidak memadai, disebabkan kebanyakan atap bangunan yang masih berdiri sudah terbang dan sangat berbahaya untuk ditempati. Selesai melakukan unloading, Hercules langsung kembali ke Cebu dengan membawa 94 pengungsi dan 6 anggota militer Filipina.

Pada sortie kedua kembali Hercules berangkat dari Mactan dengan membawa 14.528 kg sembako beserta 8 orang wartawan dan 1 orang anggota militer. Tidak berbeda dengan sortie sebelumnya, pada sortie kedua juga segera kembali ke Cebu dengan mengangkut 95 pengungsi dan 15 anggota militer.

Selanjutnya pada hari keempat, Rabu (20/11) kembali pesawat A-1323 melaksanakan dua sortie penerbangan, yang terdiri dari satu sortie ke Roxas dan satu sortie ke Ilo- ilo. Pada sortie pertama ke Roxas, Herkules membawa 15.000 kg bahan makanan dan 8 wartawan. Kemudian dilanjutkan dengan penerbangan ke Ilo-ilo membawa 15.000 kg bahan makanan dan 7 orang wartawan. Selesai melaksanan misi tersebut, Hercules langsung kembali ke Cebu dan beristirahat untuk bersiap melaksanakan misi bantuan kemanusiaan pada hari selanjutnya.

Baca juga:  Pasis Suspajemen A-31 Selenggarakan Seminar

Crew pesawat C-130 Hercules A-1323 merasa bangga dapat membantu dalam pelaksaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) khusunya dalam membantu musibah topan haiyan di Filipina, walupun terasa berat dan lelah namun semangat tetap terus dipelihara

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel