Berita

Hijrah Peristiwa Bersejarah Bagi Kehidupan

Dibaca: 20 Oleh 05 Jan 2011Tidak ada komentar
Hijrah Peristiwa Bersejarah Bagi Kehidupan
#TNIAU 

Peristiwa Hijrah Nabi Muhamad SAW dari Mekkah ke Madinah adalah sebuah peristiwa besar dan sangat bersejarah bagi kehidupan dan peradaban umat manusia, khususnya bagi umat islam di seluruh dunia.

Pernyataan itu disampaikan Kasau Marsekal TNI Imam Sufaat pada dalam sambutan yang dibacakan Wakil Kasau Marsdya TNI Sukirno pada peringatan Tahun Baru Hijriah 1432 H di Mabesau Cilangkap, Rabu (5/1) dengan menampilkan penceramah KH Syarif Rahmat SQ MA. Dihadiri Irjenau Marsda TNI Irawan Supomo, Asrena Kasau Marsda TNI Erry Biatmoko, Aspers Kasau Marsda TNI Rodi Suprasodjo, Ketua Umum PIA Ardhya Garini Ny. Maya Imam Sufaat serta diikuti seluruh anggota militer dan Pegawai Negri Sipil

Dikatakan, peristiwa tersebut memperlihatkan keuletan, ketangguhan, keyakinan dan ketaqwaan Nabi Muhammad dalam mengemban tugas dakwah Islamiyah, walaupun tantangan untuk itu begitu berat dan bahkan mengancam jiwa serta pengikutnya. Namun karena perjuangan pantang menyerah yang dilandasi keimanan maka pada akhirnya berhasil, dan agama Islam terus berkembang.

“Dengan keteladanan dan Sunnah Rasullullah tersebut, kita akan menjadi prajurit Sapta Marga yang berdedikasi tinggi, sehingga seluruh tugas Negara yang kita embank baik Operasi Militer Perang maupun Operasi Militer Selain Perang dapat terselenggara dengan baik”, ungkap Kasau.

Baca juga:  Pertahanan Siber TNI AU

Hijrah artinya berpindah, lanjutnya, perubahan dan peningkatan kearah yang lebih baik. Peringatan ini diharapkan mampu membawa perubahan dan peningkatan kinerja, pengabdian serta kualitas imam dan taqwa sebagai prajurit maupun selaku hamba Allah SWT.

Sementara itu dalam ceramahnya KH Syarif Rahmat SQ MA menjelaskan, ibadah dalam Islam memiliki tiga dimensi yaitu dimensi spiritual, dimensi medikal dan dimensi sosial. Dalam dimensi spiritual, ibadah dapat memberikan ampunan dan ketenangan jiwa, sedang dalam dimensi medikal dapat menjadikan badan yang lebih sehat dari pada yang tidak melaksanakan. Untuk dimensi sosial dapat menjadikan ucapan dan perilaku lebih baik dan berdisiplin.

“Marilah kita meneladani Rasullullah SAW baik dalam beribadah maupun dalam perilaku kehidupan sehari-hari”, ungkap KH Syarif Rahmat SQ MA.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel