Berita

Ibu-ibu Sekkau Belajar Membatik

Dibaca: 8 Oleh 07 Apr 2017Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Beragam cara yang dilakukan Ketua PIA Ardhya Garini Cab. 7/Gab. II Sekkau, Ny. Dian Joko Sugeng Sriyanto untuk menjalin silaturahmi antara anggota PIA Sekkau, Wanita Angkatan Udara (Wara), PNS maupun PHL dengan melaksanakan pertemuan dan arisan yang kali ini dilanjutkan dengan kunjungan ke Museum Tekstil Jakarta Pusat, Jum’at (31/3).

Pertemuan anggota bersama PIA AG Sekkau sebagai program kerja PIA Ardhya Garini Cabang 7 Gabungan II Sekkau bertujuan untuk menjalin keakraban, kebersamaan dan saling mengenal antar keluarga besar Sekkau kali ini tidak hanya dilaksanakan pertemuan anggota semata, namun diisi dengan berbagai kegiatan untuk menambah wawasan dan pengetahuan para ibu keluarga besar Sekkau.

Menyadari keindahan ragam batik nusantara dan rasa cinta budaya Indonesia, Ny. Dian Joko Sugeng Sriyanto mengajak seluruh anggota pertemuan untuk melihat beragam batik daerah di Indonesia yang merupakan kekayaan budaya Indonesia di Museum Tekstil yang terletak di Petamburan Tanah Abang, Jakarta Barat.

Pada kesempatan tersebut, rombongan PIA Sekkau tidak hanya melihat aneka ragam batik nusantara namun berkesempatan mempelajari bagaimana cara membuat batik tradisional. Dalam suatu ruang Workshop, rombongan dibagi menjadi beberapa kelompok diberikan pengarahan proses pembuatan batik mulai dari proses menggambar selanjutnya menebalkan gambar menggunakan canting dan yang terakhir adalah proses mewarnai dan menjemur.

Baca juga:  KOMANDAN LANUD ABD FUNBIKE BERSAMA ANGGOTA

Pelatihan singkat membuat batik di Museum Tekstil merupakan hal yang sangat diminati oleh para pengunjung. Demikian juga yang dirasakan oleh rombongan PIA Sekkau, yang dengan semangat menyelesaikan pembuatan batik yang dibuat dalam sehelai kain berukuran kecil.

Dikatakan Ny. Dian Joko Sugeng Sriyanto disela-sela kunjungan, hendaknya para peserta pertemuan dapat memanfaatkan kunjungan ke Museum Tekstil hari ini sebagai wahana untuk menambah wawasan dan pengetahuan yang bermanfaat.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel