Berita

Idul Adha 1432 H Di Lanud Sulaiman

Dibaca: 5 Oleh 07 Nov 2011Tidak ada komentar
emb 314
#TNIAU 

Sebagai umat Islam, kita harus jeli dalam melihat segala yang telah disyariatkan Allah SWT,agar dapat memilah mana yang diperintahkan dan mana yang dilarang, karena kesemuanya pasti mengandung hikmah dan manfaat yang besar bagi manusia.

Hal ini disampaikan Komandan Lanud Sulaiman, Kolonel Pnb Elianto Susetio,SIP pada peringatan Hari Raya Idul Adha 1432 H yang bertempat di lapangan apel staff II Lanud Sulaiman, Minggu (6/11). Hadir pada peringatan tersebut Dankorpaskhasau Marsma TNI Amarullah, Dan Wing III Paskahasau Kol .Psk Yudi Bustami, Kadispers Lanud Sulaiman Letkol Nana, Sudjana, Kadislog Lanud Sulaiman, Letkol Kal Iwan Setiawan serta keluarga besar Lanud Sulaiman dan Insub.

Idul Adha yang kita peringati ini mengandung dua aspek yaitu aspek pribadi dan aspek sosial, secara individu, berkurban adalah sarana pembersih diri dan pendekatan diri kepada sang pencipta, secara sosial berkurban adalah sarana untuk mensejahterakan umat.

”Diharapkan berkurban tidak semata-mata dengan menyembelih hewan, menyembelih hewan hanyalah sekedar lambang dari pengorbanan, jadi hakekat pengorbanan adalah mengorbankan segala yang dicintainya untuk mengikis setitik debu dalam hati yang menghalangi, yaitu kekikiran”, kata Danlanud.

Baca juga:  Kolonel Ian Fuady Jabat Pangkosekhanudnas II

Lebih lanjut Danlanud mengharapkan dari peristiwa kurban ini, diharapkan tumbuh menjadi kesalehan sosial, kemudian mengamalkan hikmah yang terkandung dalam peristiwa kurban sesuai dengan tema perayaan Idul Adha kali ini, yaitu ”Dengan hikmah Idul Adha kita mantapkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa guna meningkatkan di siplin dan etos kerja dalam pelaksanaan tugas TNI”,tegas Danlanud.

Sementara dalam ceramahnya kasi Bintal Lanud Sulaiman Mayor Sus Aan Suhendar, S.Ag, M.Si. mengajak pada perayaan Idul Adha yang ditandai dengan penyembelihan hewan qurban pada hakikatnya membawa pikiran, hati dan keimanan kita larut kepada satu peristiwa besar yang terjadi yang terjadi puluhan abad silam, kisah yang begitu mengharukan dari seorang hamba Allah yang taat yaitu Nabi Ibrahim AS dan putranya Ismail yang begitu sabar dan patuh pada perintah Sang Khalik, Allah SWT, yang untaian kisahnya begitu indah dilukiskan dalam Al Quran surah Ash-Shafat ayat 102-105 yang artinya ‘Maka ketika anak itu sampai pada umur dewasa yakni sanggup berusaha bersamanya, (Ibrahim) berkata, ‘Wahai anakku yang kusayang, sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah, bagaimana pendapatmu. ‘Dia (Isma’il) menjawab,’Wahai ayahku, lakukanlah apa yang diperintahkan Allah kepadamu; Insya Allah engkau akan mendapatkanku termasuk orang yang bersabar. ‘Maka setelah keduanya bertekad bulat dalam berserah diri (kepada Allah) dan dibaringkan pipi (Isma’il) di atas tanah.Kemudian kami berseru kepadanya, ‘Hai Ibrahim, engkau telah benar-benar melaksakan perintahKu dalam mimpi itu.Demikianlah sesungguhnya Kami membalas orang-orang yang berlaku baik.

Baca juga:  YASAU RESMIKAN TB LANUD ATS ”MEMORIAL PARK”

Pada peringatan Idul Adha 1432 H Kali ini terkumpul sebanyak 2 ekor sapi hewan kurban, satu sumbangan dari Gubernur Jawa Barat dan satu lagi dari Danlanud Sulaiman serta 50 ekor kambing.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel