Berita

IKKT Kosekhanudnas I Jakarta Adakan Olah Raga Persahabatan Woodball

Dibaca: 5 Oleh 17 Feb 2017Tidak ada komentar
M 458 NA B 25 Mitchell Indonesian Airforce 7168661149
#TNIAU 

Ketua IKKT Wira Anggini Ranting 02 Komando Sektor Pertahanan Udara I Jakarta (Kosekhanudnas I) Ny. Tuti Kustono mengadakan olah raga persahabatan Woodball dengan IKKT Kohanudnas di lapangan Makosekhanudnas I Jumat, (17/2). Ketua IKKT Pragati Wira Anggini (PWA) Cab. BS V Kohanudnas Ny. Rina Abdul Muis dan Wakil Ketua IKKT PWA Cab. BS V Kohanudnas Ny.Tanti Tamsil Gustari Malik turut ambil bagian dalan kegiatan olah raga pesersabatan ini. Selain itu sejumlah pengurus lainya juga mengikuti kegiatan ini dengan suasana penuh kehangatan dan keakraban. Menurut Ny. Tuti Kustono kegiatan olah raga persahabatan cabang olah raga woodball ini diadakan untuk menjalin tali silahturahmi pengurus IKKT Kosekhanudnas I dengan pengurus IKKT Kohanudnas sekaligus juga dapat dijadikan ajang rekreasi murah. Olah raga Woodball dapat menyehatkan tubuh, sehingga olah raga ini digemari masyarakat luas manfaat lain juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan menyehatkan tulang terangnya. Dikatakan lebih lanjut, olah raga WoodBall juga melatih meningkatkan kesabaran dan motivasi diri sendiri dengan mentargetkan poin pungkasnya.

Baca juga:  Latihan Gladi Posko Manyar Terampil 2022

Pada pertandingan ini diawali kelompok pertama di awali pukulan oleh Ny. Rina Abdul Muis, Ny. Tuti Kustono, Ny.Tanti Tamsil Gustari Malik dan Ny Agus Rudi. Disusul kelompok berikutnya dari pengurus IKKT Kohanudnas dan IKKT Kosekhanudnas I. Mungkin sebagian orang belum begitu mengenal Woodball ketimbang sepakbola, futsal atau badminton. Olahraga yang berasal dari Taiwan ini memang masih tergolong baru di Indonesia. Hal ini disebabkan olahraga ini baru mendunia pada 2006 lalu, sedangkan di Indonesia olahraga ini baru populer pada 2007. Olahraga woodball dapat dimainkan di dua jenis permukaan lapangan, yaitu rumput serta pasir. Aturan dari permainan ini cukup simpel.

Pemain akan bermain di 24 fairway (istilah lapangan dalam woodball). Pemenang dari permainan ini adalah pemain yang dapat melakukan stroke (istilah memukul bola dalam woodball) paling sedikit. Dalam penghitungan stroke, bola akan dihitung satu kali stroke apabila telah memasuki gawang. Apabila belum masuk, maka pemain diperbolehkan untuk memukul bola hingga masuk ke dalam gawang. Untuk bermain woodball, diperlukan lapangan yang memiliki panjang kurang lebih 30-150 meter. Untuk dapat melakukan melakukan permainan ini, seorang pemain membutuhkan malet (stik khusus untuk permainan woodball) dan bola berdiameter 3 perempat inchi yang terbuat dari kayu.

Baca juga:  Halal Bi Halal Seskoau

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel