Berita

Ikuti Lomba Peraturan Baris Berbaris

Dibaca: 366 Oleh 15 Sep 20172 komentar
TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Personel Lanud Ngurah Rai mengikuti Lomba Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan yel-yel TNI dalam rangka menyambut HUT TNI ke- 72 bertempat di lapangangan apel Makorindam IX Udayana, Tabanan, Rabu(13/9).

PBB adalah suatu wujud latihan fisik yang diperlukan guna menanamkan kebiasaan dalam tata cara hidup Angkatan Bersenjata/masyarakat yang diarahkan kepada terbentuknya suatu perwatakan tertentu dengan tujuan untuk menumbuhkan sikap jasmani yang tegap dan tangkas, rasa persatuan dan disiplin sehingga senantiasa dapat mengutamakan kepentingan tugas di atas kepentingan individu dan secara tidak langsung juga dapat menanamkan rasa tanggungjawab.

Pada kesempatan tersebut Danrindam IX/Udayana, Kolonel Inf Windiyatno memberikan arahan kepada seluruh peserta agar dapat bertanding dengan profesional dalam artian mengedepankan sportivitas dalam mengikuti lomba ini, baik dari pihak peserta maupun tim juri agar melaksanakan kegiatan ini dengan baik, menjunjung tinggi sportivitas dan objektivitas.

Di dalam suatu perlombaan sudah tentu ada yang menang dan ada yang kalah, bagi yang menang harus dapat dipertanggungjawabkan, termasuk oleh tim juri.

Baca juga:  DANWINGDIKTEKKAL: RAT PENTING BAGI GERAKAN PERKOPERASIAN

“Oleh karena itu tim juri harus menilai dengan seteliti mungkin agar dapat dipertanggungjawabkan. Kemudian juga bagi yang kalah jangan mudah merasa berputus asa. Berlatihlah dengan lebih giat lagi sehingga dalam lomba-lomba mendatang dapat meraih kesuksesan,” kata Danrindam saat membuka lomba PBB.

Peserta terdiri dari 500 orang yang terbagi dalam 20 peleton dari satuan jajaran Kodam IX/Udayana dan satuan TNI yang ada di Provinsi Bali.

Materi yang dilombakan terdiri dari tiga kelompok, seperti Cara Berkumpul (teknik berkumpul, pundak kiri senjata, lencang kanan, tegak senjata, sikap istirahat, penghormatan umum dan laporan).

Kemudian Gerakan di Tempat (Hormat senjata, hadap kanan/kiri, hadap serong kanan/kiri, balik kanan dan pundak kiri/kanan senjata).

Dan terakhir adalah Gerakan Berjalan (4 langkah kekanan/kekiri, 4 langkah ke depan/ke belakang, buka/tutup barisan, jalan di tempat, tiap-tiap banjar dua kali belok kanan, dua kali belok kanan/kiri, haluan kanan/kiri, melintang kanan/kiri, langkah biasa, langkah devile dan hormat kanan) dengan durasi waktu masing masing peleton 20 menit.

Baca juga:  KOMANDAN PUSDIKBANGSPES KODIKLAT TNI TUTUP SUSPA HANUD PASIF DAN KURSUS BA/TA RADOP VI

Komandan Lanud Ngurah Rai Kolonel Pnb Wayan Superman didampingi Kepala Dinas Personel Letkol Adm Lukman Efendi hadir di Rindam pada acara lomba untuk memberikan suport kepada personel Lanud Ngurah Rai yang mengikuti lomba PBB.

Gabung dalam diskusi 2 komentar

  • Totok berkata:

    Yang terhormat admin

    Perkenalkan saya Totok, guru SMA Candle Tree di daerah Serpong Utara, Tangerang Selatan.
    Mohon bantuan apakah saya boleh/bisa mendapatkan peraturan terbaru tentang baris-berbaris yang berlaku di TNI-AU?
    Saya memerlukannya sebagai acuan untuk mengajarkan baris-berbaris pada para siswa sekolah tempat saya mengajar saat ini.
    Atas perhatian dan bantuan yang diberikan, saya mengucapkan terima kasih.

    Hormat saya,

    Totok

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel